batampos.co.id – Sebanyak 7.676 pelajar seKota Batam mengikuti vaksinasi Covid-19 yang ditaja Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri sempena peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-76 RI di Restoran Puas Hati, Batam Center, Selasa (17/8/2021).
Di sela vaksinasi atau tepat pukul 10.17 WIB, seluruh peserta vaksinasi, petugas kesehatan, relawan dan seluruh masyarakat yang hadir berdiri dengan sikap sempurna untuk memperingati detik-detik proklamasi.
Dalam momen peringatan yang berlangsung tiga menit itu, seluruh masyarakat yang hadir dipandu oleh instruksi dari petugas TNI dan Polri, kemudian mendengarkan lagu Indonesia Raya.
Ketua Apindo Kepri, Cahya, mengatakan, bertepatan dengan HUT Kemerdekaan ke-76 RI, pihaknya sengaja menggelar vaksinasi kepada 7.676 pelajar di Kota Batam.
”Karena kita ingin penerus bangsa kita ini mengetahui bahwa hari ini mereka divaksin adalah karena jasa negara. Vaksin kita diberikan oleh negara. Jadi, mereka jangan lupa, negara memberikan mereka obat supaya terhindar dari Covid-19 ini,” katanya.
Ia melanjutkan, berdiri sikap sempurna tepat pukul 10.17 WIB sambil mendengarkan lagu Indonesia Raya diharapkan meningkatkan kecintaan terhadap Tanah Air dan kepada semua masyarakat.
”Walaupun sederhana, saya yakin itu sangat menyentuh. Kita juga memberikan masker dan bendera merah putih,” ujarnya.
Vaksinasi yang dilaksanakan Apindo Kepri dengan sasaran pelajar tidak hanya dilaksanakan pada momen HUT Kemerdekaan RI, namun akan dilanjutkan ke depannya.
Sebab, hal ini berkaca pada capaian vaksinasi untuk masyarakat dewasa sudah di atas 70 persen, sementara bagi usia pelajar baru mencapai target 31 persen.
”Vaksin kedua lebih memprihatin lagi, hanya 3 persen dari 31 persen. Oleh karena itu, ke depannya Apindo akan membantu khusus remaja agar capaiannya segera 100 persen supaya belajar tatap muka segera dilakukan,” tegasnya.
Ia menambahkan, vaksinasi untuk kalangan pelajar ini terbuka untuk umum.
Namun, saat ini Apindo Kepri memfokuskan dengan menggandeng setiap sekolah, yang mendata seluruh siswanya
kemudian menyerahkan ke Apindo Kepri.
”Kalau yang usia sekolah sudah selesai
semua, baru saya buka lagi
untuk umum,” imbuhnya.
