batampos.co.id – Jumlah rute pelayaran di Pelabuhan Domestik Telagapunggur, Nongsa, kembali normal seperti sediakala. Saat kasus Covid-19 mengalami peningkatan yang signifikan, beberapa rute ditutup sementara seperti Batam ke Dabo. Tapi kini, rute ini sudah kembali melayani penumpang yang lalu lalang dari Batam ke Dabo atau sebaliknya.

Namun, untuk syarat perjalanan keluar daerah, masih tetap mengandalkan surat keterangan negatif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan rapid test Antigen.

“Semua rute sama syaratnya, baik ke Dabo, Tanjungpinang, Bintan atau Seitenam (Anambas),” kata Kepala Pelabuhan Domestik Pelabuhan Telagapunggur, Herman, Rabu (18/8).

Herman mengatakan, syarat keluar masuk ke Batam melalui jalur laut, merujuk dengan Surat Edaran Gubernur Kepri nomor 558/SET-STC19/VIII/2021, tentang perpanjangan ketentuan orang dalam negeri dan internasional dengan menggunakan moda transportasi umum dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau.

Berdasarkan surat itu, Herman mengatakan, syarat keluar atau masuk ke Batam tidak mengalami perubahan. Selain melengkapi diri dengan keterangan negatif berdasarkan pemeriksaan Antigen atau PCR, masyarakat juga harus melengkapi dengan menunjukkan sertifikat vaksin Covid-19 (minimal dosis pertama).

“Suhu tubuhnya tidak boleh di atas 38 derajat Celcius dan mengisi e-HAC,” ungkap Herman.

Sesuai aturan gubernur ini, ada ketentuan tambahan yakni anak berusia di bawah 12 tahun tidak diperkenankan melakukan perjalanan antarkabupaten atau kota di wilayah Kepulauan Riau.

Herman mengatakan, beberapa rute sudah kembali beroperasi. Tapi, intensitasnya tidak sama dengan seperti sebelum pandemi. “Ke Tanjungpinang saja ada waktu-waktunya, tidak ada lagi kapal yang berangkat setiap 15 menit. Karena jumlah penumpang yang lalu lalang, sangat minim,” tuturnya.

Ia berharap, pandemi segera berakhir sehingga aktivitas masyarakat kembali pulih sehingga diharapkan juga berdampak siginifikan terhadap peningkatan penumpang di Pelabuhan Telagapunggur. (jpg)