batampos.co.id – Pasien Covid-19 di Tanjungpinang terus berkurang, hingga Rabu (18/8) kemarin kasus aktif tersisa sebanyak 378 pasien.

Sebanyak 282 pasien menjalani isolasi mandiri (Isoman) sebanyak 66 pasien dirawat di rumah sakit dan 28 orang menjalani karantina terpadu di Villa Lohas, sedangkan di Bhayangkara hanya 2 orang.

Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Tanjungpinang, Rustam menjelaskan Rabu (18/8) kemarin terdapat penambahan pasien sembuh sebanyak 84 orang, sehingga tersisa kasus aktif sebanyak 378 orang.

”Namun pada hari yang sama, terdapat penambahan kasus baru sebanyak 38 orang dan pasien meninggal 1 orang,” kata Rustam, Kamis (19/8).

Dengan berkurangnya pasien isoman, jumlah makanan yang disalurkan juga berkurang, pada Kamis (19/8) hanya 289 pasien yang mendapat bantuan makanan dua kali sehari. Penerima bantuan makanan tetap didominasi pasien yang tinggal di Kelurahan Batu IX yaitu 72 pasien, kemudian Melayu Kota Piring (MKP) 30 orang.

”Sementara 16 kelurahan lain lebih sedikit, rata-rata di bawah 23 pasien,” ungkapnya.

Saat ini, keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) untuk pasien Covid-19 pada tiga rumah sakit dan satu karantina terpadu di Tanjungpinang mulai longgar, di RSUD Kota Tanjungpinang dari total 61 tempat tidur hanya terisi 36, RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) 91 yang tersedia hanya terisi 43 tempat tidur, di RSAL dr. Midiyato Suratani hanya terpakai 10 dari 42 tempat tidur yang tersedia.

”Sedangkan Villa Lohas dari total 196 hanya terisi 28 tempat tidur,” sebutnya.(*/jpg)