batampos.co.id – Ketua Forum Honorer Non Kategori 2 Persatuan Guru Honorer Republik Indonesia (PGHRI) Raden Sutopo Yuwono mengaku gembira dengan dilaksanakannya seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk guru honorer. Menurutnya, itu merupakan wujud kemerdekaan.

“Betul-betul kami merasa merdeka, punya kesempatan rekrutmen Aparatur Sipil Negara untuk mendapatkan kesejahteraan dan status kepagawaian yang mendapat gaji yang setera dengan PNS,” ujarnya dalam Silaturahmi Merdeka Belajar: Rekrutmen Guru ASN PPPK, Kamis (19/8).

Sebab menurut dia, ini merupakan kesempatan yang luar biasa bagi guru honorer yang bukan kategori 2. Kesempatan ini merupakan yang pertama kalinya dalam 15 tahun terakhir.

“Kami yang honorer non-K2 yang belum terdata di Badan Kepegawaian Negara ini dapat diusulkan oleh MenPAN-RB dan Mendikbudristek,” imbuhnya.

Dia pun menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang menghadirkan program perekrutan untuk 1 juga guru tersebut. Terutama kepada Presiden Joko Widodo dan Mendikbudristek Nadiem Makarim.

“Kami menyambut gembira, kami sangat bersyukur di era pak Jokowi dan pak Menteri Nadiem, Pak Dirjen GTK, regulasi ini bener-benar hadir,” imbuhnya.

Oleh karena itu, dirinya pun akan memastikan para guru dapat berusaha semaksimal mungkin agar bisa lolos seleksi tersebut. “Semoga nanti semua diberikan kemudahan lolos,” tandas Sutopo.(jpg)