batampos.co.id – Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam memprediksi hujan akan mengguyur Batam hingga tiga hari ke depan.

Hujan yang turun diprediksi intensitasnya mulai dari ringan hingga lebat.

”Hujan yang turun disertai juga dengan petir dan angin kencang,” ucap Koordintor Bidang Data dan Informasi Stamet Hang Nadim, Suratman, kemarin.

Suratman mengatakan, penyebab tingginya curah hujan bukan disebabkan oleh angin maupun badai. Cuaca di Batam saat ini dipengaruhi adanya daerah pertemuan angin (konvergensi) di wilayah Natuna, serta adanya belokan angin (shearline) di sekitar wilayah Kepulauan Riau.

Hal ini menyebabkan tingginya potensi pembentukan awan-awan hujan.

Namun, meningkatnya curah hujan di Batam tidak mempengaruhi tinggi gelombang.

Menurutnya, gelombang di perairan Batam masih tergolong aman.

”Tinggi gelombang diperkirakan 0,3 hingga 1 meter, masih aman untuk pelayaran feri atau para nelayan,” sebutnya.

Adapun, suhu udara di Batam tercatat cukup dingin, titik terendahnya 23 derajak celcius.

Suhu yang cukup dingin disebabkan awan yang menutupi langit Batam serta kelembaban yang tinggi.

Secara umum, pada Sabtu ini (21/8), hujan akan mengguyur Batam sepanjang hari. Hujan yang terjadi, kata Suratman, merata di seluruh wilayah Batam.

”Perkiraan kami dari pukul 07.00 hingga 07.00 lusanya (22/8) itu hujan,” ujarnya.

Ia berharap, masyarakat Batam agar berhati-hati, apalagi yang tinggal di lokasi rawan terjadi banjir.

Bagi yang beraktivitas di laut, Surtman meminta agar selalu waspada.

Secara umum, kondisi cuaca di Kepulauan Riau diprakirakan berawan dan berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang.(jpg)