Sabtu, 21 Februari 2026

Properti Mahal semakin Diminati di Batam

Berita Terkait

batampos.co.id – Dalam skala nasional, harga properti di tengah
pandemi Covid-19 mulai rebound.

Sehingga banyak pengembang nasional mulai ancang-ancang
menggelar pameran properti. Lalu bagaimana dengan di Batam?

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Batam, Achyar Arfan, mengatakan, kondisi Batam agak berbeda dengan daerah lainnya di Indonesia, terutama dari segi fasilitas fiskal.

Tapi, saat ini sambutan masyarakat cukup baik terhadap properti-properti baru.

”Untuk di Batam, produk tertentu itu ada. Tapi pengembang juga memiliki berbagai macam problem, misalnya ada yang punya stok, tapi tersangkut kewajiban kredit dengan bank dan investor. Nah, itu yang dipikirkan mengenai bagi hasil dan cicilan,” ungkapnya, Jumat (20/8/2021).

Maket perumahan King Sleebriti 2. Foto: PKP untuk batampos.co.id

Sehingga, lanjut Achyar, rata-rata pengembang di Batam mulai meluncurkan berbagai macam produk properti yang unggul dari segi volume.

Di sisi lain, ada juga pengembang yang meluncurkan properti
dengan harga di atas rata-rata, tapi mendapat sambutan yang
bagus dari masyarakat.

”Di Batam, sejumlah properti memang harganya tidak murah, tapi cukup baik responsnya, hanya mereka yang berduit masih menahan modalnya keluar, karena menunggu Covid-19 ini selesai,” jelasnya.

Kondisi pandemi Covid-19 yang tak kunjung akan berakhir memang menyebabkan penjualan properti semakin seret.

Bukan hanya karena pandemi, tapi karena perbankan juga masih selektif, maka banyak pengembang yang memasarkan rumahnya lewat kanal digital.

Bahkan, warga Batam yang kesulitan ekonomi juga ramai-ramai menjual rumahnya lewat kanal digital.

Seperti yang banyak terlihat di media sosial, khususnya Marketplace Facebook, pengembang mencoba tehnik pemasaran baru dengan sistem cash keras dan cash bertahap. Tentu saja dengan diiming-imingi bonus menarik.(jpg)

Update