batampos.co.id – PT Adhya Tirta Batam (ATB) melayangkan sanggahan atas hasil lelang tender Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Batam, Jumat (20/8/2021) lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya, ATB gagal di tahapan prakualikasi lelang tersebut, karena gagal memenuhi persyaratan yang ditentukan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Iya sudah kami ajukan Jumat lalu. Nanti akan dijelaskan lagi, setelah BP Batam jawab sanggahannya ya Selasa nanti,” kata Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus, Sabtu (21/8/2021).

Menurut Maria, pihaknya telah menganalisa dan menyiapkan data untuk memperkuat sanggahan tersebut.

Head of Corporate Secretary ATB Maria Jacobus. Foto: ATB untuk batampos.co.id

“Dalam perjalanannya, ATB mendapat banyak dukungan dari berbagai lapisan masyarakat, yang berharap proses lelang berjalan bersih dan transparan,” jelasnya.

Tender ini sangat penting untuk menentukan langkah pengelolaan SPAM Batam kedepannya.

Sebelumnya, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar mengatakan apabila ada perusahaan yang tidak masuk di daftar pendek, dan merasa keberatan dengan hasil prakualifikasi dapat melakukan sanggahannya.

“Seperti biasa, diperaturan ada wadah atau saluran untuk melakukan sanggah. lima hari ke depan. Kemudian panitia lelang akan mempelajari sanggahannya,” jelasnya.

Kemudian lanjutnya panitia lelang akan memberikan balasan apakah sanggahan diterima atau tidak.

“Jika tidak ada sanggahan maka akan masuk proses kualifikasi. dan tiga peserta yang lolos akan mengambil dokumen dan memasukkan ke panitia lelang,” tuturnya.(jpg)