batampos.co.id – Sebanyak 58.298 pelajar di Kota Batam sudah menyelesaikan penyuntikan dosis pertama vaksin Covid-19.

Berdasarkan data, total sasaran pelajar yang harus divaksin tingkat Kota Batam berjumlah 117.866 orang.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, proses vaksinasi untuk pelajar terus digencarkan.

Hal ini guna mengejar pelaksanaan belajar tatap muka dalam
waktu dekat. Saat ini, pihaknya masih meminta vaksin ke Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau agar dapat mencapai
target 100 persen vaksinasi bagi pelajar.

”Kami masih fokus dosis pertama. Karena capaian masih 49.46 persen. Untuk mencapai 100 persen, kami masih harus mengejar target 51 persen lagi. Itu masih dosis pertama, seiring berjalannya waktu kami juga mengejar jadwal dosis kedua,” jelasnya, Minggu (22/8/2021).

Mengenai pelaksanaan belajar tatap muka, Rudi menjelaskan, sebagai Ketua Gugus Tugass, pihaknya memiliki hak untuk menunda kegiatan belajar demi melindungi pelajar dari paparan virus Covid-19.

Hal ini berlaku bagi semua satuan belajar mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Meskipun yang divaksin tidak semua peserta didik atau usia di atas 12 tahun, menurutnya belajar tatap muka tetap harus menunggu hingga vaksinasi pelajar mencapai 100 persen.

”Kasus juga masih ada, meskipun trennya melandai. Jadi, saya minta bersabar dulu. Kalau ini sudah tercapai (100 persen), sekolah akan saya buka,” ujarnya.

Ia mengatakan, target vaksinasi masih akan dikejar hingga akhir tahun nanti.

Beberapa sektor seperti pelaku wisata, juga sudah selesai divaksin. Begitu juga dengan tenaga medis, guru, pelayan publik, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Secara keseluruhan, total capaian vaksinasi sudah berada di angka 69,25 persen untuk dosis pertama, 23,18 persen dosis kedua, dan dosis ketiga khusus tenaga kesehatan 59,81 persen.

Target berikutnya adalah menggesa Batam kembali ke zona hijau. Berbagai upaya dilakukan agar kasus Covid-19 di Kota Batam terus turun sehingga PPKM di Batam juga ikut turun level.

Salah satunya, menyukseskan vaksinasi dan menekan kasus per harinya.

”Masih ada tugas besar yang harus dilakukan. Saya minta betul agar masyarakat mau bantu kami dalam menyelesaikan persoalan Covid-19 ini. Tetap patuhi protokol kesehatan (protkes) dengan mematuhi 5M,” imbaunya.

Adapun, 5M yang dimaksud adalah memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan
mengurangi mobilitas.