batampos.co.id – Maskapai penerbangan, Lion Air Grup, menawarkan tes Covid-19 dengan harga yang lebih murah. Jika sebelumnya voucher rapid test (RT) antigen Rp 70 ribu, kini turun menjadi Rp 35 ribu.

Sedangkan untuk tes PCR, harganya tetap Rp 475 ribu dan berlaku di mitra perusahaan yang ditunjuk.

Penurunan ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan memudahkan masyarakat dalam melakukan perjalanan udara.

Rapid test harga tersebut kalau di Batam lokasinya di RSIA Kasih Sayang Ibu (Batam Center) dan Tanjungpinang di Poliklinik TNI AU Raja Haji Fisabilillah,” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro.

Untuk tes PCR murah, Lion Air baru bekerja sama dengan laboratorium RSIA Kasih Sayang Ibu, Batam.

Agar mendapatkan layanan PCR atau rapid test murah ini, masyarakat harus terlebih dahulu membeli tiket dari Lion Air Grup yakni Maskapai Lion Air, Wings Air atau Batik Air.

Namun, bagi masyarakat yang dari Jakarta dan menuju ke Batam, dapat menikmati pelayanan PCR seharga Rp 285 ribu.

Beberapa lokasi di Jakarta yang bekerja sama dengan Lion Air Grup dan memberikan harga PCR murah yakni Kartika Pulo Mas Hospital, Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Lalu, di Kantor Pusat Lion Air Tower, Jalan Gajah Mada Nomor 7, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat.

Masyarakat juga bisa mendapatkan layanan PCR seharga Rp 285 ribu di Kantor Lion Air Grup di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur.

Selain lokasi ini, masih ada beberapa tempat layanan PCR murah berlokasi di Jabodetabek.

Danang mengatakan, tujuan dari menjalain kemitraan dengan rumah sakit dan klinik-klinik ini, demi membantu dan memberikan kemudahan bagi calon penumpang Lion Air Grup.

Sehingga, saat calon penumpang Lion Air mengurus dokumen persyaratan perjalanan udara menjadi lebih gampang.

Fasilitas-fasilitas dari mitra yang menjalin kerja sama dengan Lion Air Grup, kata Danang, terdaftar dalam big data new all record (NAR) Kementerian Kesehatan.

Lalu, khusus hasil tes RT-PCR, menggunakan metode pemeriksaan (pengujian) sampel terpusat di laboratorium
kerja sama yang terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan.

”Ini bentuk kesungguhan Lion Air Group dalam mengoperasikan layanan, dan tetap mengutamakan dan memenuhi unsur-unsur keselamatan, keamanan penerbangan dan dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan,” ujarnya.

Lion Air Grup berharap program ini mendorong percepatan pemulihan ekonomi melalui transportasi udara.

Lalu, membangun kembali tren permintaan penerbangan, sejalan dengan kesungguhan Lion Air Group dalam mengoperasikan layanan yang mengutamakan dan memenuhi unsur-unsur keselamatan, keamanan penerbangan.

Serta, menjalankannya sesuai pedoman protkes. Danang juga memastikan bahwa sistem sirkulasi di pesawat milik Lion Air Group terjaga dengan baik.

Seluruh armada Lion Air Group, kata Danang, dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter atau penyaringan partikel yang kuat.

HEPA filter membantu menjaga kebersihan udara di kabin dan menyaring lebih dari 99,9 persen jenis virus, kuman, serangga dan bakteri.

”Kegiatan kebersihan dan sterilisasi pesawat udara Lion Air Group secara berkala dengan metode Aircraft Exterior and Interior Cleaning (AEIC), dijalankan di pusat perawatan pesawat Batam Aero Technic (BAT),” ujarnya.(jpg)