batampos.co.id – Kegiatan vaksinasi Covid-19 di Perumahan Green Nongsa City (GNC), Kelurahan Sambau, Nongsa diawali dengan swab antigen, Sabtu (21/8/2021).

Warga yang hasil swab antigen-nya negatif, maka langsung divaksin.

Pantauan Batam Pos, proses vaksinasi berjalan tertib dan aman, meski terdapat puluhan warga yang antre di lokasi.

Sejumlah petugas juga meminta agar warga yang akan divaksin tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak.

Proses vaksinasi di Perumahan GNC, dimulai dengan swab antigen oleh petugas.

Setelah hasil swab antigen keluar (negatif), maka proses vaksinasi dilanjutkan hingga kemudian dilakukan pendataan.

Ketua RW 11 Kelurahan Sambau, Karsono, mengatakan, kegiatan vaksinasi di Perumahan GNC sudah beberapa kali digelar.

“Hari ini (kemarin, red) vaksin dosis kedua. Diperuntukkan untuk warga GNC dan Kelurahan Sambau,” kata Karsono saat memantau proses vaksinasi.

Dikatakan Karsono, pada vaksinasi kali ini, pihak Puskesmas Sambau juga menyediakan vaksinasi dosis pertama.

Vaksinasi dosis pertama ini diprioritaskan bagi para pelajar, namun tak menutup kemungkinan juga untuk dewasa dan warga umum lainnya.

“Yang untuk pelajar pukul 13.00 WIB, sedangkan dosiskedua ini dari pukul 09.00-12.00 WIB,” terang Karsono.

Menurut Karsono, antuasias warga GNC untuk divaksin sangat bagus. Sekitar 92 persen warga GNC sudah mendapat vaksin dosis pertama, baik itu untuk jenis Sinovac atau AstraZeneca.

Sedangkan persentase untuk dosis kedua, baru 42 persen.

“Kemungkinan dengan vaksinasi ini, jumlah warga yang full (penuh) mendapat dosis pertama dan kedua juga bertambah,” terangnya.

Sementara, Kepala UPT Pukesmas Sambau, Enny Yuliawati, mengatakan, untuk dosis kedua yang digelar di Perumahan GNC ada 250 dosis.

Target itu tercapai dikarenakan banyak warga yang ingin mendapat vaksin dosis kedua.

“Vaksin dosis kedua ini sedikit terlambat karena memang stok vaksin sempat kosong. Dan sekarang alhamdulillah bisa terlaksana,” terang Enny.

Disinggung terkait tes swab antigen sebelum vaksin, menurut Enny, sekaligus untuk mencari warga yang positif Covid-19.

Ia bersyukur tidak ada warga yang positif dan bebas dari Covid.

“Alhamdulillah, semua negatif, ” katanya.

Sekitar 80 persen warga di Kelurahan Sambau telah divaksin. Sedangkan 20 persen lainnya belum dikarenakan berbagai hal, ada yang baru sembuh dari Covid-19, sakit, lansia dan lainnya.

“Kami upayakan jemput bola agar vaksinasi ini bisa merata didapatkan warga. Jadi warga yang susah mobilitas atau jauh, bisa terbantu,” tegas Enny.

Untuk stok vaksin, lanjut Enny, juga diperkirakan mencukupi. Sebab, kuota vaksin yang didapat Kelurahan Sambau untuk jenis AstraZeneca

500 dosis dan Sinovac 500
dosis.