batampos.co.id – Ribuan pelajar berusia 12 hingga 17 tahun ramai-ramai mengantre vaksinasi Covid-19 khusus remaja yang diselenggarakan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri dan Batam di Restoran Puas Hati, Batam Center, Senin (23/8/2021).
Pantauan Batam Pos, meski cuaca tengah mendung, tidak menurunkan minat para pelajar yang rata-rata didampingi guru dan orangtuanya tersebut untuk mengikuti vaksinasi.
Setelah dipanggil, maka harus mengantre lagi untuk melakukan screening kesehatan. Setelah lolos, maka akan langsung naik ke lantai dua untuk menerima suntikan vaksinasi.
”Kami menggelar vaksinasi remaja untuk dosis pertama. Untuk remaja, sesuai dengan peraturan pemerintah, maka digunakan vaksin Sinovac, karena lebih aman untuk remaja,” kata dr Calvin Martin, salah satu tenaga kesehatan di kegiatan tersebut.
Calvin mengatakan, pihaknya menargetkan 7 ribu remaja divaksinasi per hari.
”Target kami itu 7 ribu peserta vaksin, yang sudah mengikuti kegiatan ini sejak mendaftar di link pendaftaran yang kami sebarkan beberapa hari yang lalu,” ungkapnya.
Hingga Senin siang, jumlah peserta yang sudah menjalani vaksinasi sudah mencapai 3.145 peserta.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid, mengatakan, kegiatan vaksinasi remaja menargetkan 50 ribu remaja tervaksinasi.
”Kegiatan ini dilaksanakan tiap Sabtu dan Minggu. Tapi karena kemarin bertepatan dengan kegiatan keagamaan, makanya digeser ke hari ini (kemarin),” ujar Rafki.
Rafki mengatakan, vaksinasi pelajar ini bertujuan agar pembelajaran tatap muka bisa segera dilaksanakan.
”Tentu akan lebih cepat bila semua pelajar telah tervaksinasi,” jelasnya.
”Bedanya kita dengan penyelenggara lain yang menggelar sekali, maka kami tanggung jawab hingga vaksinasi dosis kedua nanti. Karena menggunakan Sinovac, maka vaksinasi berikutnya 28 hari lagi,” jelasnya.
Salah seorang pelajar, Putri Aulia, mengakui mengikuti kegiatan vaksinasi ini karena merupakan persyaratan untuk bisa mendaftar ke SMK.
”Vaksinasi merupakan syarat mendaftar masuk sekolah SMK,” ujar pelajar SMP ini.
Ia mendapatkan informasi bahwa ada kegiatan vaksinasi Apindo dari gurunya.
”Karena katanya vaksinasinya aman, tertib dan mematuhi protokol kesehatan,” imbuhnya.(jpg)
