Minggu, 22 Februari 2026

Pekerja Migran Indonesia yang Jalani Karantina di Batam Kembali Membludak

Berita Terkait

batampos.co.id – Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjalani karantina di Rusunawa Pemko dan BP Batam di Tanjunguncang kembali membeludak.

Jumlahnya mencapai 816 orang pada Senin (23/8/2021). Para PMI ini jadi perhatian serius bagi petugas medis dan gugus tugas yang menanganinya.

Aktivitas PMI diperhatikan secara ketat agar tidak berkeliaran keluar lokasi karantina. Para PMI juga harus menjalani dua kali pemeriksaan swab demi mencegah masuknya varian terbaru Covid-19 ke Tanah Air.

”Hasil swab pertama sudah keluar dan lima orang terkonfirmasi positif. Mereka sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang. Yang lainnya masih menunggu swab kedua,” kata dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan para PMI di rusunawa, kemarin.

Anggitha menyampaikan, jika hasil swab kedua juga negatif, maka para PMI ini diperkenankan untuk kembali ke daerah asal masing-masing.

Untuk diketahui, selama sepekan terakhir ini gelombang pemulangan PMI dari Malaysia dan Singapura cukup banyak.

Ada yang dipulangkan melalui KBRI, juga ada yang pulang sendiri. Sebelum kembali ke kampung halaman mereka harus menjalani proses karantina selama delapan hingga 14 hari di rusunawa.(jpg)

Update