batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam sudah menjawab sanggahan dari peserta yang tidak lolos dalam tahapan prakualifikasi Lelang Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan, panitia lelang sudah menjawab sanggahan dua peserta secara dan dikirimkan via email.

“Mengenai materi jawabannya, kami belum mendapatkan informasinya, karena masih dalam proses pelelangan,” katanya, Rabu (25/8/2021) di Gedung BP Batam.

Sejumlah warga Kota Batam mengantre untuk mendapatkan pelayanan di kantor pusat SPAM Batam. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Ketika dikonfirmasi apakah sanggahan dari dua peserta, yang salah satunya adalah ATB, diterima atau tidak, Dendi belum bisa menjawabnya.

“Proses lelang masih berjalan, isi sanggah dan jawaban sanggah masih belum bisa menjadi informasi yang terbuka saat ini. Panitia lelang masih melakukan koordinasi internal terkait jawaban sanggah kepada para peserta yang menyampaikan sanggahan,” tuturnya.

Sebelumnya, ATB sudah melayangkan sanggahan atas hasil lelang tender Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Batam, Jumat (20/8) lalu, dimana ATB tersingkir dari lelang tersebut pada tahapan prakualifikasi.

“Iya sudah kami ajukan Jumat lalu. Nanti akan dijelaskan lagi, setelah BP Batam jawab sanggahannya,” kata Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus.

Menurut Maria, pihaknya telah menganalisa dan menyiapkan data untuk memperkuat sanggahan tersebut.

“Dalam perjalanannya, ATB mendapat banyak dukungan dari berbagai lapisan masyarakat, yang berharap proses lelang berjalan bersih dan transparan,” jelasnya.(*)