Jumat, 20 Februari 2026

Harapan Dunia Usaha Kepada Kepala Bea Cukai Batam yang Baru

Berita Terkait

batampos.co.id – Pergantian kepemimpinan di Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai (BC) Batam dari Susila Brata ke Ambang Priyonggo disambut baik para pengusaha.

Mereka berharap, ada terobosan-terobosan baru agar pelayanan kepabeanan yang sudah baik semakin baik lagi.

Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hioeng, mengatakan, pihaknya sudah bertemu dengan
Ambang.

”Saya sudah bertemu. Beliau memiliki pandangan yang luas karena pernah berada di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di luar negeri, sehingga sangat memahami perdagangan internasional,” kata Tjaw, Rabu (25/8/2021).

Menurut Tjaw, kerja sama yang terjalin selama ini dengan BC Batam sudah berlangsung cukup baik.

”Keluhan terkait lalu lintas barang sangat minim. Selama ini cukup bagus, kecuali jika terjadi kerusakan sistem, maka itu di luar kendali. BC Batam cukup profesional, khususnya dalam pemasukan barang,” jelasnya.

Ia melanjutkan, pejabat berwenang saat ini cukup responsif terhadap keluhan. Tjaw yakin dengan pimpinan BC Batam yang
sangat memahami perdagangan internasional dapat mendukung
perdagangan baik dalam maupun luar negeri.

Sementara itu, Sekretaris Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman (Asperindo) Batam, Arif Budianto, mengatakan, prinsip BC Batam saat ini sudah sangat terbuka dalam menerima pandangan dari dunia usaha yang bisnisnya erat kaitannya dengan BC Batam.

”Kami ingin bertemu, karena ada beberapa poin yang mau dibicarakan. Pada prinsipnya, pimpinan BC Batam saat ini sudah lebih terbuka,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, sistem Centralized Integrated Inter Connected Automated (CEISA) yang digunakan BC Batam harus ditingkatkan lebih baik lagi.

CEISA adalah sistem integrasi seluruh layanan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kepada semua Pengguna Jasa yang bersifat publik sehingga semua pengguna jasa sebagai user dapat mengakses dari manapun, kapanpun berada dengan koneksi internet.

”Terkadang, ada sedikit gangguan sistem yang bisa menghambat. Kami hanya berharap agar peningkatan layanan dari segi IT tersebut dapat lebih maksimal,” ucap Arif.

Seperti diketahui, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, melantik dua Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, 23 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 102 Pejabat Administrator, dan 10 Pejabat Fungsional di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Pelantikan ini juga termasuk pergantian KPU Bea dan Cukai
Batam. Kepala BC Batam yang sebelum- nya dijabat Susila Brata kini diserahkan ke Ambang Priyonggo.

Sebelumnya, Ambang menjabat Tenaga Pengkaji di kantor Direktorat Jendral Bea dan Cukai.

Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani mengingatkan bahwa sebagai pejabat pengelola keuangan negara yang bekerja di Kemenkeu, di mana pun bertugas adalah sama pentingnya karena keuangan
negara adalah instrumen yang luar biasa penting dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Biasakan untuk bekerja secara cepat, cermat, dan terus beadaptasi karena kita sedang dihadapkan pada ketidakpastian. Suatu musuh bersama yang tidak terlihat kasat mata, tapi dampaknya sangat terasa,” kata Menkeu.

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu juga meminta semua pejabat yang dilantik dapat menjadi teladan, serta menjaga dan saling peduli dengan anggota tim.

Kemudian tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Tunjukkan perhatian yang mendalam kepada tim Anda, jaga terus komunikasi agar anda dan jajaran saling menjaga dan saling peduli. Anda juga harus menjadi contoh dalam bekerja dan melayani masyarakat bahwa meksipun kondisi pandemi sangat menghimpit,” katanya.

Sri Mulyani juga meminta semua jajaran di Kemenkeu untuk dapat bekerja tidak secara rutin dan biasa saja.

Selain itu, yang juga penting untuk dilakukan adalah terus
bersinergi dan berkolaborasi sebagai Satu Kementerian Keuangan, dan terus melakukan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai instansi dan pemerintah daerah.

”Seluruh jajaran Kemenkeu harus ada sense of responsibility. Rasa tanggung jawab, rasa bahwa situasi ini bukan situasi yang biasa-biasa saja. Ini situasi yang luar biasa dilihat dari sudut ma-
napun. Tidak bekerja rutin dan seperti biasanya. Berikan pelayanan terbaik dan lakukan tanggung jawab dengan sense of responsibility,” tutupnya.(jpg)

Update