batampos.co.id – Pelaksanaan seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk tingkat Kota
Batam akan dimulai 2-18 September 2021 mendatang.

Pelaksanaan ujian akan digelar di Gedung Bersama atau Kantor UPT Badan Kepegawaian Negara (BKN) Batam di Batam Center.

Kepala UPT BKN Batam, Delpa Nopri Kasmi, mengatakan, untuk persyaratan ujian, peserta wajib mengikuti swab test RT-PCR yang berlaku dalam kurun waktu 2×24 jam atau rapid test antigen kurun waktu 1×24 jam dengan hasil negatif atau non reaktif.

Peserta juga wajib menggunakan masker ganda atau dua lapis (masker medis dan masker kain), menjaga jarak minimal 1 meter, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

Melihat banyaknya peserta yang akan mengikuti tes SKD, pelaksanaan ujian akan digelar dalam empat sif. Masing-masing sesi ujian berisikan 95 peserta.

Jumlah peserta ini sesuai ketentuan dari pusat yaitu kapasitas 30 persen dari total kapasitas ruangan.

”Jumlah itu sesuai dengan ketentuan tim Gugus Tugas Covid-19. Makanya, pelaksanaan diatur menjadi bebe-
rapa sesi,” katanya, Kamis (26/8/2021).

Saat ini, pihaknya masih mempersiapkan ruangan hingga fasilitas pendukung lainnya. Rencananya, ruang
tunggu akan dipindahkan ke lantai dasar. Hal ini guna menghindari kerumunan di tempat pelaksanaan ujian.

”Lebih detailnya nanti Pemko Batam yang akan mengumumkan ketentuan ujian ini. Intinya, sebagai penyelenggara ujian tidak ada masalah. Tinggal nanti kesiapan peserta dalam ujian saja,” terangnya.

Ia juga mengimbau kepada peserta ujian untuk mempersiapkan diri dengan baik. Peserta diminta untuk datang sebelum ujian dimulai, dan mengantisipasi agar tidak terlambat datang ke lokasi ujian.

Sebab, ada pemeriksaan yang harus dilakukan sebelum memasuki ruang ujian nantinya.

”Paling tidak 60 menit sebelum ujian digelar peserta sudah ada di lokasi ujian,” sebutnya.

Untuk kelancaran ujian, pihaknya juga menyurati PLN
untuk membantu kelancaran aliran listrik. Karena, ketika
ujian semua menggunakan komputerisasi. Pelaksanaan
ujian diharapkan bisa berjalan lancar tanpa adanya gangguan listrik atau pemadaman.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)
Kota Batam, Hasnah, mengatakan, total pendaftar untuk CPNS sebanyak 7.983 pelamar, 5.610 memenuhi syarat, ditambah hasil verifikasi sanggahan sebanyak 103 orang.

Sementara itu, untuk total pendaftar PPPK non guru sebanyak 324 orang. Sementara untuk tenaga PPPK guru jumlah yang mendaftar sebanyak 2.718 orang.

Sedangkan formasi CPNS sebanyak 295
kuota. Data dari BKPSDM, sejak dibuka pada 14 Juli lalu, total pendaftar CPNS maupun PPPK di Kota Batam mencapai 11.656 pelamar.

Namun, sebanyak 2.612 pendaftar CPNS dinyatakan gugur dalam tahap seleksi administrasi tahap pertama.
Hasnah merinci, total pendaftar untuk CPNS sebanyak 7.983 pelamar, 5.610 memenuhi syarat, dan 2.373 pelamar tidak memenuhi syarat atau tidak lolos seleksi, sehingga tidak dapat melanjutkan ke tahap
berikutnya.

Namun, setelah fase sanggahan, ada 103 sanggahan lolos seleksi administrasi, sehingga menambah jumlah pendaftar CPNS yang lolos dan akan mengikui ujian
SKD.(jpg)