batampos.co.id – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberikan bantuan kuota internet gratis untuk siswa, guru, mahasiswa dan dosen. Bantuan ini akan berlangsung selama 3 bulan, yakni September hingga November.

Relaksasi ini akan mulai disalurkan pada setiap tanggal 11 sampai 15 per bulannya dengan anggaran yang dikeluarkan Rp 2,39 miliar. Sebelumnya batas akhir masa unggah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) tanggal 31 Agustus 2021.

Untuk memberikan lebih banyak waktu ke satuan pendidikan, Kemendikbudristek pun melakukan perpanjangan pada batas unggah SPTJM sampai 7 September mendatang.

“Batas akhir unggah SPTJM oleh sekolah untuk Bantuan Kuota Data Internet diperpanjang sampai dengan 7 September 2021,” tulis akun Instagram resmi @kemdikbud.ri, Selasa (31/8).

SPTJM dapat diunggah melalui vervalponsel.data.kemdikbud.go.id untuk jenjang PAUD hingga pendidikan dasar dan menengah serta kuotadikti.kemdikbud.go.id untuk jenjang pendidikan tinggi.

“Bagi bapak dan ibu kepala satuan pendidikan, jangan lupa untuk segera memutakhirkan data dan nomor ponsel siswa, mahasiswa, guru, serta dosen pada sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti),” tambahnya.

Untuk kuota yang diberikan untuk siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebesar 7 gigabyte (GB) per bulan. Lalu, siswa jenjang pendidikan dasar dan menengah akan memperoleh 10 GB per bulan. Kemudian untuk guru PAUD, pendidikan dasar dan menengah akan memperoleh 12 GB per bulan.

Sementara itu, mahasiswa dan dosen akan memperoleh kuota sebanyak 15 GB per bulan. Dikatakan bahwa bantuan kuota internet ini dapat diakses secara penuh semua aplikasi dan website, kecuali yang diblokir oleh Kemenkominfo.(jpg)