batampos.co.id – Merujuk data perkembangan Covid-19, Kabupaten Bintan sudah masuk dalam zona kuning Covid-19.

Selain Bintan, Kota Batam juga telah masuk zona kuning dengan risiko rendah. Sedangkan kabupaten/kota lain di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masih zona oranye.

Berdasarkan data perkembangan Covid-19 per 31 Agustus 2021 menunjukkan kasus Covid-19 di Bintan tambah 2 kasus, sehingga secara menyeluruh kasus Covid-19 menjadi sekira 5.406 kasus.

Kasus aktif di Bintan masih sekira 76 kasus, dengan kasus sembuh sekira 5.155 kasus setelah tambah 13 kasus. Kasus kematian sekira 172 kasus setelah tambah 1 kasus kematian.

Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengatakan, Bintan sudah zona kuning Covid-19 sejak 26 Agustus lalu. ”Kita menggesa beberapa minggu ini bisa zona hijau,” harapnya.

Kalau Bintan sudah masuk zona hijau, Roby mengatakan, pemerintah pusat akan berkoordinasi dengan Singapura agar Travel Bubble Singapura-Bintan, khususnya kawasan wisata Lagoi bisa dilakukan.

”Kita harapkan setelah travel bubble jalan, sektor pariwisata bisa bangkit karena ada dari pelaku pariwisata kalau travel bubble tidak buka sampai Januari tahun depan, mereka tidak bisa lagi melanjutkan usaha,” katanya.

Sementara Plt Kepala BPBD Bintan, Ramlah mengatakan, saat ini pihaknya hanya memanfaatkan tempat isolasi bagi pasien Covid-19 tanpa gejala di LPMP Kepri di Ceruk Ijuk, Kecamatan Toapaya, sedangkan Hotel Kunang-Kunang di Kawal, Kecamatan Gunung Kijang sementara waktu tidak digunakan.

Dia mengatakan, hal ini dilakukan untuk efisiensi anggaran, kemudian tenaga kesehatan di Hotel Kunang-kunang ditarik.

”Jadi, kalau ada pasien tanpa gejala dirujuk ke LPMP Ceruk Ijuk, Toapaya. Namun kalau kondisi kasus kembali naik, Hotel Kunang-kunang akan digunakan lagi,” katanya. (*/jpg)