atampos.co.id – Sirkulasi siklonik di sekitar wilayah Vietnam menyebabkan hujan di wilayah Batam dalam tiga hari ke depan.
Hujan yang turun diperkirakan intensitasnya ringan hingga lebat.
“Kondisi ini tidak berlangsung lama, singkat saja. Sekitar tiga
hingga empat hari ke depan,” kata Koordinator Bidang Data
dan Informasi Stamet Hang Nadim, Suratman, Selasa (31/8/2021).
Suratman mengatakan, sirkulasi siklonik memberikan pengaruh cukup besar bagi cuaca di Batam.
Siklonik menyebabkan adanya konsentrasi massa udara basah di sekitar Kepulauan Riau.
Sehingga, potensi pembentukan awan-awan hujan di sekitar
wilayah Kepri cukup tinggi.
“Secara umum, kondisi cuaca di Batam esok (hari ini) diprakirakan berawan dan berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, yang dapat disertai petir dan angin kencang pada pagi, siang dan dini hari,” jelasnya.
Fenomena ini, kata Suratman, akan hilang begitu siklonik di wilayah Vietnam selesai.
Potensi hujan pun akan menurun, jika dibandingkan saat ini.
Berdasarkan data Stamet Hang Nadim, arah angin berhembus
dari selatan dengan kecepatan 5 hingga 30 knot.
Kelembaban udara 67 hingga 98 persen. Arus permukaan laut dari Barat ke Barat Laut dengan 5 hingga 45 centimeter per detiknya.
Suhu Batam tercatat cukup dingin. Suhu paling rendah 23 derajat
celcius.
Suratman meminta masyarakat mewaspadai potensi hujan lebat pada malam hingga dini hari di wilayah Lingga dan Bintan.
Sedangkan potensi gelombang yang perlu diwaspadai berada di Bintan dan Lingga, ketinggian mencapai 1,5 meter.
“Untuk Batam, masih aman. Tapi tetap waspada pada perubahan cuaca mendadak,” tuturnya.(jpg)
