Kamis, 19 Februari 2026

Tuntaskan Persoalan Listrik Pulau Buluh

Berita Terkait

batampos.co.id – Masyarakat Pulau Buluh, Kecamatan Bulang Lintang, Batam mendesak Pemerintah Daerah untuk menuntaskan persoalan listrik di sana.

Legislator Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Wahyu Wahyudin mengatakan, aspirasi tersebut disampaikan masyarakat disela-sela kegiatan reses kedua pada masa sidang kedua ini.

“Ada beragam persoalan yang saya tangkap selama reses. Masyarakat Pulau Buluh yang berada di wilayah pesisir menyampaikan dua persoalan. Pertama meminta pelayanan listrik di sana pindah di bawah kendali bright PLN Batam. Kedua adalah perhatian yang diberikan perusahaan di Pulau Bulan yang tidak tepat sasaran,” ujarnya, Selasa (31/8/2021)

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari utusan Daerah Pemilihan (Dapil) Kepri VI yakni Kecamatan Sungai Beduk, Kecamatan Bulang, Kecamatan Nongsa, dan Kecamatan Bulang, dan Kecamatan Galang ini mengatakan pada reses kali ini ia fokus di Kecamatan Nongsa dan Kecamatan Sungai Beduk.

Karena pada reses masa sidang pertama pada Maret lalu fokus di Bulang dan Galang.

“Namun demikian, ketika masyarakat menyampaikan keluhan tetap saja masuk dalam daftar catatan. Karena saya juga intens berkomunikasi dengan masyarakat di Dapil Kepri VI, meskipun tidak bertatap muka secara langsung.,” jelasnya.

Ia mendorong persoalan ini ke Pemerintah Provinsi Kepri, karena persoalan listrik berada di bawah kewenangan Provinsi Kepri.

Harapannya adalah kabel bawah laut dari Sagulung ke Pulau Buluh.

Masalah lainnya yang turut dikeluhkan masyarakat disana mengenai limbah dari aktivitas peternakan milik Salim Group yang ada di Pulau Bulan.

Masyarakat menuntut ada perhatian, karena selama ini yang mendapatkan hanya oknum-oknum tertentu.

“Kita berharap pihak perusahaan turun mengecek kondisi lapangan. Karena bau busuk yang tercium disaat musim utara atau waktu hujan sampai ke Sagulng, bukan hanya ke pulau-pulau sekitar,” tutupnya.

Selain itu, pihaknya juga mengesa vaksinasi Covid-19 dosis pertama dan kedua untuk pelajar dan masyarakat umum.

Menurutnya, program tersebut adalah untuk memafasilitasi masyarakat, sehingga lebih mudah mendapatkan pelayanan vaksinasi.(jpg)

Update