batampos.co.id – Beredar di media sosial sertifikat vaksin Covid-19 Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan di sertifikat tersebut tertera Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari kepala negara.
Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengeluhkan, soal beredarnya data pribadi kependudukan dari Presiden Jokowi ini.
“Menyayangkan kejadian beredarnya data pribadi tersebut,” ujar Fadjroel kepada wartawan, Jumat (3/9).
Mantan aktivis 98 yang sebelumnya gencar mengkritik kalangan pemerintah itu berharap, pihak terkait melakukan langkah-langkah khusus. Hal itu dilakukan agar tak terjadi kejadian serupa.
“Siapapun pihak terkait segera melakukan langkah khusus untuk mencegah kejadian serupa termasuk melindungi data milik masyarakat,” katanya.
Untuk diketahui, seorang warganet mengunggah foto yang menunjukkan surat keterangan vaksinasi Covid-19 Presiden Jokowi.
Dari unggahannya tersebut, terpampang jelas identitas lengkap Presiden Jokowi mulai dari nama, tanggal lahir hingga NIK.
Selain itu, terdapat pula keterangan bahwa Presiden Jokowi sudah menjalani vaksinasi Covid-19 untuk dosis kedua pada 27 Januari 2021.(jpg)
