batampos.co.id – PT Adhya Tirta Batam (ATB) bersama Perumda Tirtawening Kota Bandung telah menjalin kerjasama pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Gedebage, Bandung. Kehadiran ATB dalam kerjasama tersebut membawa harapan besar bagi pelayanan air bersih di Bandung.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial, mengat,kan, Pemerintah Kota Bandung akan mendukung kerjasama tersebut. Karena pelayanan air bersih merupakan pelayanan dasar yang utama untuk masyarakat.

“Kalau tak punya sumber baku air, itu jadi persoalan krusial. Karena itu, Bandung ada upaya kerjasama kolaborasi,” ujarnya.

Dia berharap, kerjasama ini akan meningkatkan kualitas pelayanan air bersih di kota Bandung.

“Saya harapkan MoU (ATB dan Perumda Tirtawening) ini jadi solusi penyelesaian masalah pelayanan air bersih di Bandung,” tuturnya.

Wali Kota Bandung, Oded Muhammad Danial saat mendampingi Direktur Utama Perumda Tirtawening kota Bandung saat Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama pengembangan SPAM Gedebage Kota Bandung bersama ATB. Foto: ATB untuk batampos.co.id

Direktur Utama Perumda Tirtawening kota Bandung, Sonny Salimi mengatakan, pengembangan SPAM Gedebage akan jadi solusi pemerataan distribusi air bersih di kota Bandung. Selama ini, mayoritas Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang ada di Bandung rata-rata terletak di bagian utara kota.

Sementara pengembangan kota Bandung dan pemukiman masyarakat tesebar luas dari utara sampai ke selatan.

“Untuk itulah kami merasa perlu melakukan perubahan sistem dan menambah cakupan pelayanan melalui SPAM Gedebage,” jelasnya.

SPAM dengan kapasitas 700 liter perdetik ini diharapkan mampu melayani hingga 50 ribu sambungan. Dengan menggandeng ATB, maka program ini diharapkan akan selesai di akhir tahun 2022, sehingga penambahan cakupan pelayanan sudah bisa direalisasikan di tahun 2023.

Presiden Direktur ATB, Benny Andrianto, mengatakan, akan memberikan yang terbaik untuk meningkatkan pelayanan SPAM Gedebage. Perusahaan ini telah terbukti mampu memberikan pelayanan yang sangat baik di kota Batam.

Menurut Benny, ATB tidak hanya akan memastikan proyek rencana pengembangan SPAM Gedebage berjalan optimal, namun lebih dari itu dia juga memastikan pelayanan  bisa tetap terjaga dalam jangka pajang.

“ATB akan membawa seluruh kemampuannya untuk menjaga kualitas layanan, tidak hanya setelah projek rencana pengembangan SPAM Gedebage rampung, namun juga agar tingkat sustainibilty tetap terjaga. Itu yang paling penting,” tuturnya.

Salah satu keunggulan yang akan dibawa oleh ATB ke Bandung adalah teknologi SPARTA Smart Solution. Teknologi yang telah mendapat Paten dari Kementerian Hukum dan HAM RI ini telah terbukti di kota Batam.

“Nantinya, bukan hanya pelanggan yang akan menikmati layanan yang lebih baik, akan tetapi Perumda Tirta Wening dapat menikmati kualitas pengelolaan yang lebih efisien dan reliable. Ini adalah momentum penting untuk bersama, sehingga ATB dan Perumda Tirtawening dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pelanggan,” jelasnya.

Pengelolaan air bersih yang efektif dan  efisien yang dilakukan oleh ATB telah memikat beberapa daerah untuk menjalin kerjasama.

“Semoga kami dapat berkontribusi lebih banyak untuk meningkatkan layanan air bersih di Indonesia,” tuturnya. (*)