batampos.co.id – Hingga berakhirnya perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 pada Senin (6/9) kasus aktif pasien Covid-19 di Tanjungpinang tinggal sebanyak 231 kasus.

Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Tanjungpinang, Rustam menjelaskan saat ini pihaknya masih menunggu hasil assesment dari pusat terkait penentuan status kota Tanjungpinang. ”Kita masih menunggu, harapannya bisa turun ke level 2,” kata Rustam kepada Batam Pos, Senin (6/9).

Saat ini kata Rustam, kasus aktif di Tanjungpinang terus mengalami pengurangan setiap harinya. Pada Jumat (3/9) sebanyak 259 kasus, Sabtu (4/9) sebanyak 241 kasus, dan Minggu (5/9) sebanyak 231 kasus.

”Kemarin ada pengurangan, sebanyak 28 orang dinyatakan sembuh dan penambahan 19 kasus baru,” ujarnya.

Dari 231 kasus aktif, yang dirawat di rumah sakit sebanyak 36 pasien, yang menjalani karantina terpadu di Villa Lohas sebanyak 17 pasien, pasien yang menjalano isolasi mandiri (Isoman) makin berkurang menjadi 171 orang dan yang dikarantina di mes Bhayangkara sebanyak 7 orang.

”Sebelumnya mes bhayangkara sempat kosong, namun sekarang kembali diisi,” terangnya.

Sedangkan bantuan nasi kotak untuk pasien isoman hingga hari ke-29 juga semakin berkurang, saat ini hanya 154 yang mendapat bantuan makanan dua kali sehari. Penerima paling banyak saat ini tetap dari Kelurahan Batu IX yaitu 34 orang.

”Sisanya di bawah 15 orang, ada juga yang sudah habis seperti di Penyengat,” tambahnya.

Rustam mengimbau kepada masyarakat agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan walaupun kasus aktif terus berkurang, tetap gunakan masker dengan benar saat keluar rumah, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan.(*/jpg)