batampos.co.id – Kasus Covid-19 di Batam terus menurun. Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, mengatakan, penurunan kasus Covid-19 tidak lepas dari disiplin masyarakat menerapkan protkes, sehingga kian hari kian menurun.
Begitupun jumlah yang meninggal juga terus berkurang. Lalu pasien yang dirawat di rumah sakit juga berkurang dan jumlah yang melakukan isolasi mandiri juga sedikit. Ini menunjukkan upaya pemerintah dalam menekan Covid-19 di Kota Batam berhasil.
”Kita harapkan semakin menurun. Setidaknya kita sudah bisa bernapas sebentar. Karena, rumah sakit tingkat hunian pasien Covid-19 yang dirawat juga berkurang,” tambah Didi.
Kendati demikian, Didi mengimbau agar masyarakat juga tidak terlena. Karena, risiko terkena juga bisa saja terjadi kembali, apabila prokes tidak diterapkan dengan benar.
”Kalau bisa dobel masker saat beraktivitas. Sehingga, risikonya kecil terpapar. Ingat, mereka yang sudah vaksin maupun sudah jadi penyintas bisa terinfeksi lagi jika prokesnya lalai. Jadi, pakai masker, cuci tangan atau basuh dengan hand sanitizer itu penting,” imbuhnya.
Sementara itu, penurunan jumlah pasien Covid-19 juga bisa dilihat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji, yang selama ini paling banyak menyediakan ruang perawatan bagi pasien Covid-19. Saat ini, hanya belasan pasien Covid-19 yang dirawat.
”Pekan sebelumnya sempat turun di angka delapan pasien. Namun, awal pekan ini kembali naik ke angka 11 pasien,” ujar Wadir Pelayanan Medik RSUD Embung Fatimah Batam, Sri Rupiati, kemarin.
Meskipun demikian, jumlah ini masih di angka terendah. Sebab, menurun drastis dari bulan-bulan sebelumya yang sempat meninggi ke angka 100-an pasien dalam sehari. Hal ini baik, namun tetap menjadi perhatian semua pihak agar tetap setia dan patuh dengan aturan protkes.
”Hari ini (kemarin, red) naik jadi 11 pasien. Semoga ke depannya kembali berkurang hingga tak ada lagi warga yang terpapar Covid-19,” ujarnya.
Pasien yang dirawat ini umumnya sudah menjalani pemeriksaan swab pertama dan kesehatan mereka dalam kondisi baik. Jika hasil swab kedua negatif maka mereka diperkenankan kembali ke rumah untuk menjalani isolasi mandiri.
Terpisah, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Seitemiang, Sekupang, jenazah korban Covid-19 yang dimakamkan masih stabil di angka dua sampai tiga jenazah dalam sehari. Ini artinya, ada penurunan yang drastis angka kematian akibat Covid-19 di Kota Batam. Sebab bulan sebelumnya dalam sehari bisa tembus di angka 20 hingga 30 jenazah yang dimakamkan. (*/jpg)
