batampos.co.id – Pelni saat ini hanya mengirim satu kapal untuk melayani pelayaran domestik di Kepri, yakni Kapal Kelud. Dua kapal lainnya yakni KM Umsini dan Bukit Raya, dimanfaatkan pemerintah sebagai tempat isolasi terpusat dan terapung (isoter) di daerah lain.

”Sebelumnya Kapal Pelni yang masuk ke Batam ada
tiga dengan pelabuhan yang berbeda, yakni Kelud, Umsini dan Bukit Raya,” kata Kepala Cabang Pelni Batam, Agus Suprijatno, Senin (6/9/2021).

Adapun, rute kapal Kelud yakni:

1. Tanjungpriok Jakarta

2. Batam

3. Tanjungbalai Karimun

4. Belawan.

Sementara rute kapal Umsini dari Batam, Tanjungpriuk Jakarta, Surabaya, Makassar, Labuanbajo, Maumere, Larantuka dan Kupang.

Sedangkan Bukit Raya dari Tanjung Belinyu Bangka, Batam, Midai Natuna, Tarempa, Serasan, Pontianak dan Surabaya.

”Tiga kapal yang berbeda, yang masuk sementara baru Kelud. Sementara Umsini dan Bukit Raya jadi isoter
di Makassar dan Belawan, Sumatra Utara,” jelasnya.

Menurutnya, untuk sekarang hanya ada satu pelayaran, yaitu menggunakan Kelud, dari Batam ke Tanjung Priok hari Rabu pukul 11.00 WIB tiba dan pukul 15.00 WIB berangkat.

”Batam ke Belawan hari Minggu pukul 06.00 WIB tiba,
lalu pukul 11.00 WIB berangkat,” ujarnya lagi.

Kapasitas penumpang, memang sangat berkurang jauh
dibanding hari-hari sebelum pandemi. Agus menyebut,
biasanya Kelud mampu membawa 2.000-an penumpang, namun saat ini hanya 300-an
orang.

Meski begitu, karena prinsipnya sebagai transportasi
utama masyarakat, berapapun jumlah penumpang, Kelud tetap berangkat sesuai jadwal.

”Intensitas penumpang jelas berkurang, tapi kami prinsipnya pelayanan kepada masyarakat. Jadi, meskipun penumpang sedikit, kami tetap jalan,”
tambah Agus.(jpg)