batampos.co.id – Petugas patroli Bea Cukai (BC) Batam
menangkap kapal kayu di Perairan Ngenang, Nongsa. Kapal ini diduga mengangkut barang ilegal yang akan diselundupkan ke Tanjunguban, Bintan.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) BC Batam, M. Rizki Baidillah, mengatakan, penangkapan terhadap kapal kayu tersebut dilakukan pada Jumat (3/9) malam.

Dari hasil pemeriksaan, kapal mengangkut barang
tanpa dilengkapi dokumen resmi.

”Isi kapal berupa matras tidur, sepatu, keramik, dan
barang lainnya,” ujar Rizki, Rabu (8/9).

Barang ilegal tersebut diduga dimuat dari Pelabuhan
Telagapunggur, Batam. Namun, Rizki mengaku belum mengetahui berapa total kerugian negara dari aksi penyelundupan tersebut.

”Kerugian belum karena masih proses pemeriksaan
berkas. Jika sudah selesai pemeriksaan, akan diinfor-
masikan kembali,” katanya.

Sebelumnya, selama Agustus, BC Batam juga menegah
empat kasus penyelundupan di jalur laut. Di antaranya di Perairan Dapur 12, Perairan Teluk Senimba, dan Perairan Tanjunggundap.

”Untuk barangnya didominasi barang campuran, dan
hasil tembakau tanpa cukai,” tutup Rizki.(jpg)