batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri akan melokalisasi setiap temuan baru kasus Covid-19. Langkah ini diambil agar penyebaran tidak kembali meluas seperti beberapa bulan lalu. Dengan melokalisasi tersebut diharapkan penyebaran Covid-19 benar-benar bisa diatasi sedini mungkin.
”Kami telah sampaikan ke Dinas Kesehatan di kota dan kabupaten yang ada di Kepri, agar menerapkan strategi ini,” ujar Kepala Dinkes Provinsi Kepri, M Bisri, Rabu (8/9).
Bisri menjelaskan, meminimalisir pergerakan orang-orang yang jadi pembawa virus adalah langkah yang pas untuk mencegah penyebaran Covid-19, supaya tidak meluas.
”Secepat mungkin melokalisir setiap klaster. Sehingga ada kemungkinan puluhan atau ratusan orang yang akan kami tracing dan swab,” ujarnya.
Ia mencontohkan, apabila ada temuan positif dan orang itu sebelumnya pernah ikut dalam sebuah pertemuan, maka semua orang dalam pertemuan tersebut akan menjalani tes swab. Lalu, orang-orang yang pernah kontak dengan pasien positif Covid-19 juga akan ditelusuri secara masif.
”Kemungkinan nantinya akan ditemukan banyak kasus positif, tapi ini langkah agar segera mengendalikan penyebaran Covid-19. Sehingga, efek kasus harian bisa lebih rendah lagi,” ucapnya.
Pihaknya sudah menyampaikan edaran ini ke seluruh kabupaten dan kota di Kepri. Setiap pertemuan dengan berbagai instansi pemerintahan kabupaten dan kota, ia selalu menyampaikan untuk meningkatkan tracing.
Ia berharap sistem ini didukung masyarakat. Bagi yang pernah kontak dengan pasien Covid-19, diharapkan segera melaporkan diri. ”Bagi yang ikut di-tracing, jangan kabur. Mari bersama-sama dalam penanganan Covid-19 ini. Sehingga virus ini segera hilang dari Kepri.”
Dinas Kesehatan juga akan meningkatkan surveilans. Hal ini juga demi mengendalikan pandemi. Penerapan 3T (tracing, testing, dan treatment) terus ditingkatkan. Pelaporan setiap penemuan kasus baru, meninggal dan sembuh, juga akan diperbarui setiap saat.
”Nantinya pelaporan akan lebih baik lagi. Selama ini memang kurang disiplin dalam pelaporan. Pelacakan pasien Covid-19 dan orang-orang yang kontak, lalu penyembuhan. Jika 3T ini diterapkan secara optimal, maka pandemi ini dapat dikendalikan dengan baik,” tuturnya.
Kepada masyarakat, Bisri meminta agar selalu mematuhi protokol kesehatan (protkes): memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan adalah hal yang wajib dilaksanakan.
”Sekarang ini masih PPKM level 3, memang ada beberapa perubahan, seperti boleh makan lebih lama di restoran. Tapi jangan juga seharian duduk di sana, tolong patuhi dan bantu pemerintah. Patuh akan protkes sudah membantu penanganan pandemi ini,” terangnya. (*/jpg)
