batampos.co.id – Kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah liar (ruli) di RT 04/RW 09 Baloi Mas Indah, Lubukbaja, diduga akibat ledakan elpiji dari salah satu rumah kos yang berada di blok F. Api kemudian dengan cepat merambat ke rumah lainnya.

”Dari pemeriksaan dan keterangan saksi, memang ada suara ledakan yang diduga berasal dari elpiji,” ujar Kapolsek Lubukbaja, AKP Budi Hartono, Kamis (9/9) pagi.

Budi menjelaskan, pihaknya akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kebakaran. Diperkirakan, api menghanguskan 25 rumah ruli di kawasan tersebut. ”Sekarang kita fokus untuk membantu korban dulu. Nanti akan dilakukan olah TKP,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam, Samsudin, mengatakan, untuk memadamkan kebakaran ini, pihaknya mengerahkan 11 unit mobil damkar. Di antaranya, 6 unit dari Pemko Batam dan 5 unit damkar BP Batam.

”Api berhasil dipadamkan 5 jam setelah kita menerima laporan kejadian,” katanya.

Sementara itu, Camat Lubukbaja, Novi Harmadyastuti, mengatakan, untuk membantu korban, pihaknya bersama Dinas Sosial (Dinsos) membangun posko pengungsian. Pantauan di lokasi, terdapat dua tenda yang dibangun untuk korban. ”Sudah ada bantuan, termasuk makanan,” katanya.

Novi menambahkan, dari pendataan, terdapat puluhan anak yang terdampak kebakaran ini. Yakni, usia 2-7 tahun 12 orang, 8-11 tahun 6 orang dan 12 -16 tahun tujuh orang. ”Untuk sekarang belum ada laporan untuk kebutuhan anak-anak ini. Nanti jika ada laporan akan langsung kita upayakan,” tutupnya. (jpg)