batampos.co.id – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SMP Negeri 1 Citeureup dan vaksinasi masyarakat umum di SMK Swasta Kesehatan Annisa, Kabupaten Bogor.

Untuk itu dalam kunjungan kerjanya, ia menyampaikan dukungannya dalam mendorong PTM terbatas. “Saya mendukung upaya Mendikbudristek mendorong bagi sekolah di daerah yang memang PPKM level 1-3 agar melaksanakan PTM terbatas supaya tidak tertinggal,” ungkap dia melalui keterangannya, Jumat (10/9).

“PJJ (pembelajaran jarak jauh) tidak maksimal. Maka, PTM terbatas terus kita dorong supaya ketertinggalan pembelajaran bisa dikejar,” sambungnya.

Pada prinsipnya pemerintah menganggap penting untuk memulai PTM terbatas. Peraturan juga sudah dibuat agar pelaksanaan PTM dapat berlangsung dengan aman. “Saya tahu dari berdialog dengan para siswa, hampir 100 persen ingin tatap muka terbatas,” ujar dia.

Sementara itu, Nadiem pun mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bogor yang mayoritas pendidik dan tenaga kependidikannya sudah divaksinasi, serta telah mendorong dilaksanakannya PTM terbatas sesuai SKB Empat Menteri yang diterbitkan Maret 2021.

’’Apabila sekolah di wilayah PPKM level 1-3 yang pendidik dan tenaga kependidikannya sudah divaksinasi secara lengkap, sekolah wajib memberikan opsi PTM terbatas dan juga PJJ (pembelajaran jarak jauh),” tuturnya.

Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong memastikan keselamatan, keamanan dan kesehatan warga sekolah. “Menekan laju virus Covid-19 dan memastikan anak-anak Indonesia tetap mendapatkan pembelajaran yang berkualitas adalah tanggung jawab kita bersama,” tutur Nadiem. (*/jpg)