batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, terus mencari cara agar pasokan vaksin terjaga untuk Kepri.

Dengan begitu, vaksinasi tidak terputus dan lebih cepat mencapai target sasaran, sebelum 2021 berakhir.

Terbaru, komunikasi dengan Yayasan Temasek atau Temasek Foundation, Singapura, membuahkan hasil.

Dalam waktu dekat, Temasek akan memberikan bantuan 100 ribu vial vaksin jenis Sinopharm untuk Kepri.

Menurut Ansar, bantuan tersebut akan segera tiba di Provinsi
Kepri.

“Kita berterima kasih pada Yayasan Temasek turut bahu membahu membantu melawan penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepri. Mereka kembali memberikan bantuan dalam bentuk vaksin Sinopharm,” ujar Ansar, Kamis (9/9/2021) lalu di Tanjungpinang.

Pihaknya sudah membahas bersama Kementerian Kesehatan dan masih menunggu pengiriman vaksin tersebut dari Tiongkok.

Dengan bantuan tersebut, Pemprov Kepri bisa terus menggesa capaian vaksinasi di kabupaten/kota.

Sehingga, penyebaran Covid-19 melalui vaksinasi dapat dilakukan
secara masif.

“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini, capaian vaksinasi lebih tinggi. Karena semakin banyak masyarakat yang divaksin, tentu semakin bagus,” ujarnya.

Ansar juga mengatakan bahwa Provinsi Kepri masuk dalam daerah yang capaian vaksinasinya tertinggi ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Bali.

”Untuk vaksin dosis I, capaiannya sudah 77,23 persen atau sebanyak 1.060.709 orang. Sedangkan dosis 2 sudah 39,04 persen atau 536.154 orang,” sebutnya.

Sementara untuk kelompok usia 12-17 tahun dosis 1 capaiannya sudah 74,13 persen atau 153.933 orang.

Sedangkan dosis 2 sudah 28,64 persen atau 59.475 orang dari target sasaran.

“Selain kita menunggu kiriman dari Temasek, pemerintah pusat juga rutin mengirimkan vaksin. Karena ketersediaan vaksin harus terus kita jaga, sehingga masyarakat tidak kesulitan untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi,” jelasnya.

Ditegaskannya, vaksinasi Covid-19 adalah salah satu upaya kongkret yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kepri untuk menjaga ketahanan masyarakat.

Bahkan, vaksinasi bisa menjadi benteng melawan pandemi Covid-19. Atas dasar itu, ia memberikan apresasi kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam menggesa proses vaksinasi di Provinsi Kepri.

Vaksinasi ini menunjukan bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat.

“Tujuan dari program ini adalah untuk memperkuat ketahanan diri, sehingga bisa menjadi benteng dalam melawan penyebaran pandemi Covid-19 di Provinsi Kepri. Vaksinasi memang tidak menjamin seseorang tidak akan terjangkit virus Covid-19, akan
tetapi dengan vaksin, efek yang dialami akan jauh lebih ringan,” pungkasnya.(jpg)