batampos.co.id -Ketua Badan urusan Rumah Tangga (BURT) Dewan Pimpinan Rakyat (DPR) RI, H.A Bakri, mengatakan, pihaknya akan memberikan perhatian khusus untuk Kota Batam.

Menurutnya Kota Batam terus berkembang. Salah satunya yakoni pengembangan mengembangkan Bandara, Pelabuhan dan Rumah Sakit yang dilakukan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Namun lanjutnya, pengembangan tersebut masih terbentur dengan beberapa aturan pemerintah pusat dan merugikan merugikan pemerintah daerah.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mendampingi Ketua BURT DPR RI, DPR) RI, H.A Bakri. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

“Karena itu kami yang mewakili dari beberapa Komisi DPR-RI diantaranya: Komisi V terkait infrastruktur, Komisi III terkait aturan aturan, Komisi VI terkait BUMN serta Komisi XI, sepakat Batam perlu didorong,” jelasnya, Minggu (12/9/2021).

“Kami sepakat bahwa Batam ini perlu didorong dan perlu diperlakukan sedikit istimewa. Karena kita tahu sendiri bahwa Batam berhadapan langsung dengan Singapura dan kami siap membantu batam Karena apa yang dilakukan Pulau Batam ini sudah banyak,” tuturnya lagi.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, berharap apa yang sudah disiapkan pemerintah pusat harus segera terwujud.

“Kota Batam dibangun sebagai daerah FTZ tentunya secara utuh FTZ-nya harus diberlakukan,” jelasnya.

Selain itu diakuinya memang regulasi tersebut ada di Kementerian dan lembaga, sehingga prosesnya tidak mudah.

“Maka kami titip kepada DPR RI apa-apa yang menjadi masalah kami tadi dan kita di daerah mendesak. Karena PP Nomor 41 Tahun 2021 sudah turun, Perda sudah ada, tinggal eksekusi saja”, pungkasnya.(nto)