batampos.co.id – Pemerintah akan menyiapkan transisi pandemi Covid-19 menjadi endemi yang diperkirakan berlangsung tahun depan. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, pemerintah juga telah menyiapkan langkah dan skenario program transisi tersebut.

“Bapak Presiden (Joko Widodo) meminta agar disiapkan program untuk mempersiapkan proses transisi dari pandemi menjadi epidemi,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Senin (13/9).

Airlangga menyampaikan, skenario program transisi tersebut nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang terdampak sehingga dapat terjadi penurunan angka penularan dan kematian dari Covid-19.

“Berbasis pada tentu angka-angka terkait fatality rate yang diharapkan sekitar 2 persen kasus aktif di bawah 100.000 dan positivity rate 5 persen,” tuturnya.

Selanjutnya, pemerintah juga melanjutkan alokasi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang saat ini telah terealisasi sebesar 50,7 persen dari pagu Rp 744,77 triliun menjadi Rp 377,5 triliun. Anggaran tersebut banyak digunakan di sektor perlindungan sosial dan kesehatan.

“Perlindungan sosial, klaster kesehatan dari kuartal II 2021 itu Rp 47,71 triliun menjadi Rp 93,45 triliun. Kemudian klaster perlindungan sosial di akhir kuartal II Rp 66,43 triliun sudah mencapai Rp 108,16 triliun,” sebutnya.

Selain itu, juga terjadi program prioritas pada kuartal II 2021 menjadi Rp 58,04 triliun dari sebelumnya Rp 41,83 triliun. Serta klaster dukungan UMKM koperasi, korporasi menjadi Rp 59,93 triliun dan insentif usaha menjadi Rp 57,92 triliun.(jpg)