batampos.co.id – Penanganan Covid-19 di Kota Batam dalam beberapa waktu terakhir diklaim menunjukkan hasil positif. Hal itu tentu saja membuat peta risiko Covid-19 di Batam juga terus mengalami perbaikan.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Covid-19 Kota Batam, per 15 September 2021, Batam kini didominasi zona kuning atau risiko rendah. Ada Enam kecamatan zona kuning, yaitu Kecamatan Galang, Belakangpadang, Lubukbaja, Batuampar, Bengkong, dan Seibeduk. Lalu, dua kecamatan berzona oranye, yakni Batuaji dan Sagulung. Sedangkan dua lainnya zona merah adalah Kecamatan Batam Kota dan Sekupang, serta satu kecamatan zona hijau yakni Kecamatan Bulang.

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam mencatat, dua zona merah di Batam yakni Kecamatan Batam Kota dengan 30 kasus aktif dan Kecamatan Sekupang dengan 24 kasus aktif. Bila dibandingkan dengan angka harian sebelumnya, jumlah kasus aktif di kedua kecamatan ini terus mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Sedangkan untuk enam kecamatan yang masih zona kuning, yakni Kecamatan Batuampar, Belakangpadang, dan Galang masing-masing satu kasus, Lubukbaja tiga kasus, Nongsa tujuh kasus, Seibeduk 5 kasus, dan Kecamatan Bengkong 10 kasus. ”Untuk pasien Covid-19 sebagian besar isolasi mandiri dan dirawat di Asrama Haji Batam,” sebutnya.

”Ya, hanya tersisa dua kecamatan berzona merah. Kita harapkan angka ini terus berkurang sehingga seluruh wilayah Batam menjadi daerah berisiko rendah,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Satuan Tugas Covid-19 Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, Rabu (15/9).

Adapun perkembangan pasien sembuh Covid-19 di Kota Batam jumlahnya saat ini sudah melebihi 24 ribu atau tepatnya 24.755 orang dengan persentase tingkat kesembuhan 9,312 persen. Angka kesembuhan kumulatif ini meningkat setelah adanya penam- bahan sembuh harian sebanyak 10 orang.

Untuk jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan medis per Rabu (15/9) mengalami penurunan empat kasus dengan jumlah totalnya sebanyak 117 kasus dengan persentase hanya 0,455 persen.

Meski demikian, pasien terkonfirmasi positif melalui metode pemeriksaan RDT antigen sepanjang 24 jam terakhir bertambah tujuh kasus. Dengan jumlah kumulatifnya atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama mencapai 25.703 kasus.

Pasien meninggal sepanjang 24 jam terakhir juga bertambah satu kasus dan kumulatifnya mencapai 831 kasus atau persentasenya 3,232 persen dari terkonfirmasi positif.

”Update hari ini (kemarin, red), pasien sembuh 10 orang, pasien positif tujuh orang, dan pasien meninggal satu orang,” sebut Didi yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam ini. (*/jpg)