batampos.co.id – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) masih menyelenggarakan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Pelaksanaan ujian bagi CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Batam akan digelar hingga 18 September.

Kepala UPT BKN Batam, Delpa Kasmi Nopri, mengatakan, saat ini skor tertinggi sementara ini mencapai 471 poin. Angka ini melebihi passing grade yang sudah ditetapkan yaitu TWK (65) TIU (80) TKP (166) dengan total 311 poin.

“Itu paling tinggi hingga sekarang (kemarin). Kalau di Nasional yang tertinggi itu 510 poin,” sebutnya, Kamis (16/9)

Delpa menjelaskan, peserta yang akan lolos ke tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sesuai dengan formasi yang dibutuhkan dan dikali tiga. Jadi, mereka dengan skor tertinggi berpotensi lanjut ke tahap berikutnya.

“Tergantung kebutuhan di masing-masing formasi. Misalnya, untuk formasi dokter gigi tersedia lima formasi, maka peserta yang lolos ke tahap SKB adalah 5 dikalikan 3, jadi total ada 15 peserta yang akan diperbolehkan ikut tes berikutnya,” jelasnya.

Untuk total data peserta yang lolos ke tahap SKD, Delpa mengaku hal tersebut merupakan kewenangan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Pihaknya hanya bertanggung jawab untuk pelaksanaan ujian.

“Kami tidak pegang data yang itu. Biasanya peserta langsung terima hasil usai ujian, jadi mereka sangat paham dan mengetahui apakah mereka lanjut ke tahap berikutnya atau tidak,” imbuhnya.

Delpa menambahkan, untuk jadwal pelaksanaan, SKB masih menunggu penyelesaian SKB. Setelah ini, ujian masih akan dilanjutkan bagi peserta untuk instansi vertikal, selanjutnya bagi PPPK yang rencananya akan digelar 4 Oktober mendatang.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Batam membuka 295 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Sebanyak 5.713 peserta lolos mengikuti SKD yang digelar hingga 18 Agustus ini.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengingatkan kepada peserta untuk tidak mempercayai oknum yang menjanjikan posisi PNS. Ia meminta peserta mempersiapkan diri, dan bagi mereka yang bersiap untuk SKB siapkan diri dan pelajari kembali materi, agar bisa lolos dan menjadi CPNS.

“Besar harapan kami semua formasi terisi dan mereka siap membantu pemerintah dalam melaksanakan sistem di pemerintahan,” tutupnya.(*/jpg)