batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam menggelar pertemuan dengan pihak sekolah guna membahas persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah.

Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, mengatakan, persiapan pembukaan sekolah sudah 90 persen.

Teknis pelaksanaan diatur agar menghindari terjadinya kerumunan. Siswa diatur sesuai ketentuan, serta dengan penerapan protokol kesehatan (Protkes) yang ketat.

”Untuk sekolah yang (jumlah siswanya) normal, diatur masuknyan menjadi dua sif. Sedangkan mereka yang selama ini menjalankan dua sif karena kelebihan siswa, akan menerapkan sistem belajar 4 sif,” kata dia, Kamis (16/9/2021).

Sesuai arahan Wali Kota Batam, sistem belajar tatap muka bisa digelar dengan catatan angka kasus Covid-19 turun.

Dalam waktu dua bulan ini, tren kasus sudah melandai. Untuk itu, pemerintah daerah akan kembali menggelar belajar tatap muka mulai pekan depan.

”Belajar tatap muka tetap melibatkan orang tua, komite dan lainnya. Sekolah saat ini sudah mulai mengumpulkan surat pernyataan persetujuan orang tua terkait belajar tatap muka,” ujarnya.

Menurut Kepala Dinas, PTM akan digelar serentak, baik untuk wilayah mainland (perkotaan) maupun hinterland (pulau penyangga).

Siswa SMP Negeri 12 Batam mencuci tangan saat memasuki sekolah untuk mengikuti uji coba belajar tatap muka di sekolah, Kamis (25/2/2021) lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

”Kami sudah rapat melalui zoom karena jumlahnya (kepala sekolah) banyak. Kepala sekolah siap menggelar belajar tatap muka minggu depan,” terangnya.

Sejak pandemi Covid-19 melanda wilayah ini dimulai Maret 2020 lalu, sebenarnya Pemko Batam sudah pernah menggelar PTM pada Februari 2021.

Bahkan, hampir seluruh sekolah juga sudah menggelar PTM dengan protkes yang ketat.

Karena pernah diterapkan, Pemko meyakini pelaksanaan PTM tidak ada masalah.

Sekolah hanya perlu mengecek kembali kebersihan tempat-tempat seperti toilet dan tempat cuci tangan dan memastikan tempat duduk siswa berjarak.

”Sebab sudah lama (belajar) online, jadi saya minta betul toilet siswa dicek dan dibersihkan sehingga mereka nyaman kembali ke sekolah. Seperti tempat cuci tangan airnya oke atau tidak, sabun,
toilet tolong dibersihkan,” pintanya.

Hendri menyebutkan, untuk tingkat SD, sekitar 88,7 persen sudah siap.

Memang masih ada lagi beberapa sekolah yang belum mengajukan untuk menggelar PTM. Sedangkan tingkat SMP, masih ada 14 sekolah yang belum.

”Bagi sekolah yang belum mengajukan permohonan kepada Disdik Kota Batam, mereka tidak diperbolehkan menggelar sistem PTM. Sekolah tersebut tetap harus belajar daring. Sementara
bagi yang sudah mengajukan permohonan tatap muka, baru
diperbolehkan untuk PTM. Asalkan sesuai dengan SKB 4 menteri,” bebernya.

Kepala SMPN 3 Batam, Wiwiek Darwiyanti, mengatakan, sudah mengumpulkan surat pernyataan orangtua.

Rencananya sekolah tatap muka akan digelar dua sif di sekolah yang berada di Seiharapan, Sekupang tersebut.

”Untuk kelas 8 dan 9 sudah diminta suratnya. Sedangkan untuk kelas 7 masih dalam proses. Kalau tidak ada kendala kami siap laksanakan pekan depan,” ungkapnya.(jpg)