batampos.co.id – Sebanyak 958 peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) gugur dalam tahap kedua penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemko Batam.

Peserta yang dinyatakan gugur ini karena tidak hadir pada saat dilakukan SKD sesuai jadwal yang ditentukan.

Tahun ini, tercatat ada 5.173 pendaftar yang lolos seleksi administrasi atau seleksi tahap pertama untuk mengikuti SKD.

Adapun, jumlah lowongan CPNS Kota Batam yang diperebutkan sebanyak 295 formasi.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Batam, Delpa Nopri Kasmi, mengatakan, pelaksanaan ujian masih akan digelar hingga Sabtu (18/9/2021) ini.

Berikutnya, peserta yang lolos masih menunggu jadwal Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad berbincang dengan salah seorang peserta tes SKD CPNS Kota Batam. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Delpa menyebutkan, sedikitnya 12 peserta dijadwalkan mengikuti ujian ulang karena dinyatakan terpapar Covid-19, dan tidak bisa ikut ujian sesuai jadwal yang sudah ditentukan.

Hingga kemarin, total peserta yang sudah mengikuti ujian adalah 4.233 orang.

”Masih ada pelaksanaan satu hari lagi. Peserta ujian bisa mempersiapkan diri. Dan untuk mereka yang sudah yakin lolos ke tahap berikutnya, tinggal menunggu jadwal SKB dari pusat,” imbuhnya.

Ia menyebutkan, ambang batas atau passing grade tahun ini total 311 dengan rincian Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yakni 65, Tes Intelegensia Umum (TIU) 80, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 166.

Peserta yang berhasil melewati passing grade akan dirangking dan diumumkan nantinya.

Ia mengakui, tidak semua yang lolos passing grade bisa mengikuti tahap SKB. Hal ini tergantung dari ketersedian formasi yang dibutuhkan masing-masing instansi.

”Sesuai ketentuan, untuk Batam tersedia 295 formasi, jadi nanti jumlah formasi akan dikalikan tiga. Total yang akan ikut nanti sekitar 885 peserta,” jelasnya.

Dari jumlah yang lolos passing grade, nanti hasilnya akan dirangking kembali.

“Mereka yang meraih skor tertinggi, berkesempatan dinyatakan lolos sebagai CPNS tahun ini,” ujarnya.

Delpa menyebutkan, proses untuk mencapai hasil akhir masih panjang. Ia berharap, peserta yang nantinya dinyatakan boleh mengikuti SKB bisa mempersiapkan diri dengan baik.

Sehingga, bisa menyelesaikan tes dengan baik juga.

”Tentu, harapan kami apa yang sudah dipersiapkan bisa mendapatkan hasil yang sesuai. Sebagai penyelenggara, kami berupaya untuk menjamin peserta ikut seleksi tanpa gangguan tentunya,” imbuhnya.

Delpa menambahkan, untuk total data peserta yang lolos ke tahap SKD, merupakan kewenangan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

Pihaknya hanya bertanggung jawab untuk pelaksanaan ujian.
Ia menuturkan, untuk jadwal pelaksanaan SKB, masih menunggu penyelesaian SKD.

Setelah ini, ujian masih akan dilanjutkan bagi peserta untuk instansi vertikal, dan diikuti peserta untuk PPPK yang rencananya akan digelar 4 Oktober mendatang.(jpg)