batampos.co.id – Kapal KLM Tirta Mulya GT 142 tenggelam di Perairan Batuampar, Minggu (19/9/2021). Dalam kejadian ini, 2 anak buah kapal (ABK) diduga tenggelam dan hilang.

Plh Kepala Kantor Basarnas Tanjungpinang, Miswadi, mengatakan, tenggelamnya kapal tersebut diduga karena adanya kebocoran pada lambung kapal bagian belakang atau kamar mesin.

”Kami menerima laporan dari Ditpolair Polda Kepri. Sehingga, langsung turun untuk melakukan pencarian,” ujar Miswadi.

Kapal KLM Tirta Mulya GT 142 diketahui mengangkut semen seberat 700 ton. Rencananya, kapal yang berisikan 6 orang tersebut akan berlabuh di Pelabuhan Batu Ampar.

”Memang kapal tersebut sudah mengalami kebocoran. Tapi saat ABK memperbaiki,
air masuk ke dalam kapal,” kata Miswadi.

Miswadi menambahkan, dalam kejadian tersebut, 3 ABK dilaporkan menghilang. Kemudian, pihaknya melakukan pencarian hingga menemukan 1 orang ABK.

”Laporan korban awalnya ada 3 orang, dan 1 sudah ditemukan,” ungkapnya.

Miswadi menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pencarian terhadap 2 ABK yang hilang tersebut.

Pencarian turut dibantu Tim Gabungan dari Ditpolair Polda Kepri, TNI AL, dan masyarakat setempat.

”Masih diupayakan pencarian. Semoga secepatnya ketemu,” tutupnya.(jpg)