batampos.co.id – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri berhasil membongkar kasus pembuatan dan peredaran uang palsu. Sebanyak 20 tersangka dari beberapa kelompok diamankan.

“Berhasil diamankan sekitar 20 tersangka sejak bulan Agustus sampai September ini,” kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (23/9).

Rusdi menuturkan, seluruh tersangka berasal dari beberapa jaringan berbeda. Namun, modus kejahatan yang dilakukan sama. Yakni membuat dan mengedarkan uang palsu tersebut.

“Sejak Agustus sampai September sekarang ini Bareskrim Polri berhasil mengungkap ada empat kasus terdiri dari beberapa jaringan. Ada jaringan Jakarta, Bogor, Tangerang, Sukoharjo Jawa Tengah dan juga jaringan Demak Jawa Tegah. Ini beberapa jaringan yang berhasil diungkap,” jelas Rusdi.

Tak main-main, para pelaku ini membuat uang palsu dalam bentuk pecahan rupiah hingga follar. Bareskrim menyita sejumlah barang bukti mulai dari uang palsu hingga alat-alat pembuat uang palsu.

“Tentunya dengan berbagai barang bukti yang bisa dilihat, mata uang rupiah baik pecahan 100 ribu, 50 ribu dan juga beberapa mata uang asing khususnya dollar Amerika. Ini menjadi bagian barang bukti ya g berhasil diungkap,” pungkas Rusdi.

Atas perbuatanya, para tersangka dikenakan Pasal 36 UU nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang dan Pasal 245 KUHP. Mereka terancam hukuman di atas 5 tahun penjara. (jpg)