batampos.co.id – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Batam melaporkan, tidak ada lagi wilayah yang masuk kategori risiko tinggi atau zona merah di seluruh kecamatan di Kota Batam. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, bahkan yakin status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Batam layak turun ke level 1.

Berdasarkan peta zonasi risiko Covid-19 terbaru Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Minggu (26/9), tidak ada lagi wilayah berzona merah Covid-19. Pada pekan lalu, zona merah memang tersisa satu wilayah yaitu di Kecamatan Sekupang.

”Benar, tak ada lagi zona merah, ini harus tetap kita pertahankan. Menjaga protokol kesehatan tetap harus diprioritaskan,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Satuan Tugas Covid-19 Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, kemarin.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 per 26 September 2021, Batam kini didominasi zona risiko rendah, dimana enam kecamatan berzona hijau. Sementara lima kecamatan lain berzona kuning serta satu zona oranye.

”Sisa satu zona oranye yakni Batam Kota. Sementara zona kuning: Bengkong, Batuaji, Lubukbaja, Sekupang dan Sagulung. Sisanya, zona hijau. Selain Batam Kota, kasus aktif di seluruh kecamatan di bawah 10 orang,” ungkap pria yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam itu.

Didi menambahkan, pasien dalam perawatan saat ini berjumlah 43 orang (hanya 13 orang di rumah sakit, red). Jumlah ini terus mengalami penurunan dibandingkan jumlah kasus aktif beberapa pekan terakhir. Sepanjang 24 jam ini terakhir tercatat ada penambahan lima pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan 22 pasien yang sembuh. ”Pasien meninggal tak ada,” tambahnya.

Adapun perkembangan pasien sembuh Covid -19 di Kota Batam, jumlahnya saat ini sudah melebihi 24 ribu atau tepatnya 24.888 orang dengan persentase tingkat kesembuhan 96,592 persen. Angka kesembuhan kumulatif ini meningkat dari beberapa pekan terkahir.

Untuk jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan medis juga mengalami penurunan dengan persentase 0,167 persen. Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam mencatat, pasien yang masih mendapatkan perawatan sebanyak 21 orang menjalani isolasi mandiri, 13 orang dirawat di rumah sakit, dan sembilan orang di Asrama Haji Batam.

”Untuk pasien Covid-19, baik di Asrama Haji dan rumah sakit juga terus mengalami penurunan yang signifikan,” sebut Didi.(*/jpg)