batampos.co.id – Legislator DPRD Provinsi Kepri, Wahyu Wahyudin mendesak Gubernur Kepri, Ansar Ahmad untuk melakukan uji coba perjalanan laut antardaerah di Provinsi Kepri tidak menggunakan hasil rapid test antigen. Ini nantinya bisa menjadi bahan evaluasi dalam membuat kebijakan.

“Kita memaklumi kekhawatiran gubernur belum berani menghapus syarat antigen, karena takut penyebaran kasus Covid-19 kembali melonjak seiring mobilitas masyarakat di pelabuhan berpotensi meningkat,” ujar Wahyu Wahyudin, kemarin.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut menyarankan, sebaiknya dilakukan uji coba terlebih dahulu. Sehingga bisa dilihat hasilnya, apakah terjadi penambahan kasus yang menyebabkan timbulnya klaster transportasi laut atau tidak.

Wakil Rakyat Dapil Kota Batam tersebut menjelaskan beberapa hal yang menyebabkan ia meminta gubernur untuk segera melakukan uji coba tersebut.

“Ada beberapa pertimbangan penghapusan syarat antigen di pelabuhan, antara lain capaian vaksinasi masyarakat di Kepri sudah 80 persen atau melebihi target nasional. Selain itu, angka kasus aktif Covid-19 turun drastis, di mana per 25 September tersisa 321 orang, sementara pada Juli 2021 sempat mendekati 7.000 orang,” jelasnya.

Di sisi lain, masyarakat sebagai penggguna jasa transportasi antarpulau makin keberatan mengeluarkan biaya tes antigen sebelum keberangkatan sebesar Rp 85 ribu, khususnya di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang.

Menurutnya, pengetatan protkes di pelabuhan bisa menjadi solusi. Kemudian bagi yang belum vaksin, sebaiknya tidak diizinkan berangkat.

Lebih lanjut katanya, penghapusan antigen di pelabuhan berdampak pada perputaran ekonomi di daerah Kepri. Apalagi untuk Tanjungpinang dan Batam, yang jarak tempuhnya hanya sekitar satu jam dan memiliki mobilitas penumpang laut sangat tinggi.

”Dengan adanya syarat antigen, sekarang mobilitas keberangkatan kapal dan penumpang kedua kota ini jauh menurun,” tutupnya.

Sebelumnya, Asisten Manajer Pelayanan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Raja Junjungan Nasution meminta pemerintah daerah mencabut syarat tes antigen sebagai syarat perjalanan laut antar daerah di Provinsi Kepri. Pihaknya menilai, penyebaran kasus Covid-19 di Provinsi Kepri saat ini sudah terkendali dengan baik.

“Kami meminta persyaratan perjalanan laut sebaiknya cukup menunjukkan sertifikat vaksin. Bagi penumpang yang belum divaksin tidak boleh berangkat. Karena di Pelabuhan juga dapat diterapkan pembayaran nontunai,” ujarnya beberapa waktu lalu.(*/jpg)