batampso.co.id – Sejumlah masyarakat Batam mengeluhkan sertifikat vaksinasi Covid-19 mereka belum uga muncul di aplikasi maupun website PeduliLindungi.

Padahal, mereka sudah divaksinasi Covid-19.

”Sudah ada satu bulan sejak vaksin, tapi sampai sekarang belum keluar. Saya cek di aplikasi PeduliLindungi juga tak keluar, malah dibilang belum vaksin,” keluh Anita, warga Nongsa, Senin (27/9/2021).

Menurutnya, sertifikat vaksin ini sangat penting. Selain sebagai syarat berpergian, sertifikat itu kini menjadi syarat masuk atau mengakses berbagai fasilitas umum.

”Mau terbang naik pesawat tapi sertifikat vaksin belum
keluar-keluar,” tambahnya.

Ilustrasi. Seorang warga melintas di belakang spanduk vaksinasi untuk ibu hamil di Kota Batam. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, kemungkinan sertifikat vaksin tidak langsung muncul ketika seseorang telah menjalani vaksinasi Covid-19 karena data belum diinput oleh petugas kesehatan.

Jika sertifikat vaksin tidak langsung muncul, kemungkinan ada
kendala dalam sistem input data.

”Bisa jadi faskes lupa memasukkan data. Memang ada beberapa yang bermasalah karena faskes tidak memasukkan data,” ujar Didi.

Lantas, bagaimana solusinya? Didi menjawab, masyarakat yang sudah divaksin tersebut bisa datang ke tempat atau faskes lokasi vaksin.

Mereka juga diminta membawa surat vaksin untuk selanjutnya diserahkan ke vaksinator.

”Misalnya di puskesmas A, bawa surat vaksin dan dari sana bisa ditelusuri atau diinput lagi untuk dimasukkan datanya,” ucap Didi.

Selain itu, masyarakat dapat menghubungi kontak yang disediakan atau melalui e-mail:[email protected] untuk menyampaikan kendala serta melakukan pemutakhiran data jika diperlukan.

”Kirim email, isinya NIK, nama, nomor telepon, tanggal vaksin 1, tempat vaksin 1, tanggal vaksin 2, tempat vaksin 2, dan attach (lampirkan) scan kartu vaksinnya,” jelas Didi.(jpg)