batampos.co.id – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri dan Batam menghentikan sementara waktu vaksinasi massal yang telah dilakukan sejak Mei 2021 lalu. Sejak dimulai hingga berakhir di akhir September, Apindo telah memberikan vaksinasi kepada 250 ribu warga Batam.

”Vaksinasi dari Apindo setop dulu, tapi sifatnya sementara. Apabila misalnya ada permintaan sesuai kuota, dimana kuota kami per hari 10 ribu, dan ada jumlah peserta segitu, ditambah permintaan dari Pemko Batam, maka akan kami buka,” kata Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid, Selasa (28/9).

Tapi, ketika dilanjutkan nanti, jarak antar-vaksinasi tidak akan sama seperti sebelumnya. ”Dulu tiap minggu ada. Dalam seminggu dua hari, maka sebulan bisa delapan hari. Tapi, nanti dalam sebulan itu bisa dua hari saja. Kami kumpulkan dulu 10 ribu dalam sebulan, baru laksanakan vaksin,” terangnya.

Ia juga menerangkan, untuk saat ini, antusiasme vaksin memang sudah menurun. Penyebabnya beragam, tapi yang paling utama yakni karena cakupan vaksinasi di Batam sudah melebihi 80 persen. ”Dulu waktu buka pendaftaran, 10 menit saja sudah habis. Tapi sekarang, sangat sedikit. Mungkin karena sudah banyak yang tervaksin,” paparnya. (*/jpg)