batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Unit Kerja Badan Usaha Pelabuhan memberlakukan pengalihan arus keluar masuk Pelabuhan Batu Ampar sehubungan dengan kegiatan penataan gerbang masuk kawasan Pelabuhan Batu Ampar.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan, pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pengalihan ini berlangsung.

Terutama kepada pengguna jasa beserta CIQP (Custom (Bea dan Cukai), Immigration (Imigrasi) dan Quarrantine (Karantina), serta Port master (Syahbandar) yang selama ini beroperasi di Pelabuhan Batu Ampar.

“Tujuan dari penataan gerbang ini adalah untuk mewujudkan Pelabuhan Batu Ampar sebagai pelabuhan bertaraf internasional, dan tentunya kita mulai dengan pengembangan infrastruktur termasuk penataan gerbang masuk pelabuhan,” ujar Ariastuty dalam keterangan resminya, Kamis (30/9/2021).

Badan Pengusahaan (BP) Batam memberlakukan pengalihan arus keluar masuk Pelabuhan Batu Ampar sehubungan dengan kegiatan penataan gerbang masuk kawasan Pelabuhan Batu Ampar pada Sabtu (2/10/2021) hingga Jumat (15/10/2021). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

Ia menambahkan, pengalihan arus keluar dan masuk Pelabuhan Batu Ampar akan dimulai pada Sabtu (2/10/2021) hingga Jumat (15/10/2021) mendatang.

Ia menjelaskan, pengguna jasa maupun CIQP yang akan berkegiatan di Pelabuhan Batu Ampar dapat menggunakan akses pintu 2 di sebelah barat Gerbang Utama untuk masuk melalui dermaga selatan.

Dalam rancangan desain konstruksi penataan gerbang Pelabuhan Batu Ampar, pintu baru akan dibangun berjarak 65 meter sebelah timur dari gerbang eksisting.

Itu sebabnya, penumpang kapal Pelni tetap dapat menggunakan akses Gerbang Utama menuju ruang embarkasi (keberangkatan), begitu pun dengan CIQP yang berkantor di area gerbang eksisting Pelabuhan Batu Ampar.

“Pembangunan gerbang Pelabuhan Batu Ampar dilengkapi juga dengan fasilitas Auto Gate System yang terintegrasi dengan B-SIMS (BP Batam Seaport Information Management System) dan sistem TPS Online milik Bea Cukai Batam. Sehingga nantinya proses pemasukan dan pengeluaran barang dari dan ke pelabuhan akan lebih efisien dan dapat dimonitor melalui sistem,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi telah meninjau progress Pembangunan Gerbang Masuk Pelabuhan Batu Ampar pada Rabu (29/9/2021). Rudi berharap proyek pembangunan ini dapat selesai tepat waktu sehingga pelayanan prima bagi pengguna jasa yang berkegiatan di Pelabuhan Batu Ampar dapat lebih optimal.(*)