batampos.co.id – Peningkatan (overlay) landasan pacu Bandara Internasional Hang Nadim sepanjang 4.025 meter diperkirakan akan selesai 26 Desember mendatang.

Selama proyek peningkatan landasan ini, Bandara Hang Nadim sudah mengeluarkan notime untuk tutup dari pukul 18.00 hingga 06.00 WIB.

Penutupan ini dilakukan selama pengerjaan proyek overlay.

”Masih beberapa bulan lagi selesainya, karena overlay ini tidak bisa sekaligus. Ada tahapannya, bulan awal pengerjaan misalnya harus membersihkan marka dulu,” kata General Manager BUBU Hang Nadim, Bambang, Kamis (1/10/2021).

Ia mengatakan, pengerjaan bertahap ini dilakukan karena Bandara Han Nadim masih beroperasi dari pagi hingga sore hari.

Ilustrasi. Maskapai penerbangan Batik Air melaju di landasan Bandara Internasional Hang Nadim. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

”Tidak bisa sekaligus, harus bertahap. Jangan sampai pembangunan overlay ini mengganggu penerbangan, makanya prosesnya cukup panjang,” ujar Bambang.

Bambang mengatakan, dengan adanya peningkatan ini, landasan Hang Nadim akan lebih tinggi sekitar 12 sentimeter (cm).

Tentunya diharapkan dengan peningkatan ini, pesawat yang akan lepas landas atau mendarat menjadi lebih aman.

”Kami sangat memperhatikan safety (keamanan). Landasan ini sudah sangat lama tidak mengalami peningkatan. Momen ini sangat baik, demi mengingkatkan safety di Bandara Internasional Hang Nadim. Overlay ini membuat landasan lebih safe,” ujarnya.

Peningkatan ini juga memperhatikan kontur dan kondisi landasan. Bagian yang mengalami retak, akan diperbaiki terlebih dahulu. Setelah itu, barulah dilakukan peningkatan.

”Landasan ini tidak sama kayak jalan diaspal. Beda banget, karena memperhatikan berbagai aspek. Setelah di-overlay, nantinya akan ada penilaian. Apakah layak atau tidak, karena hal ini menyangkut keselamatan penerbangan,” ujarnya.

Pembangunan peningkatan landasan Bandara Internasional Hang Nadim ini menelan biaya Rp 105.475.395.000.

Lelang proyek ini sudah dilakukan beberapa waktu lalu, dan dimenangkan oleh pihak
Waskita. Bambang mengatakan, proyek overlay ini harus dilaksanakan selama 180 hari kerja.

”Jadi dimulai 1 Juli 2021, dan harus sudah selesai di 28 Desember 2021,” tuturnya.(jpg)