batampos.co.id – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Mochammad Bisri, mengatakan, dengan ditetapkannya Provinsi Kepri berada di level 1 PPKM, tentu ini sesuatu yang menggembirakan. Namun sesuai dengan penegasan Menko Marves bahwa masyarakat diminta untuk tidak berlebihan, sehingga menyebabkan kelengahan.

“Dengan ditetapkan level 1 ini, kita sudah mendekati new normal. Semoga tidak terjadi lonjakan kasus lagi di Provinsi Kepri. Tentu ini butuh kerja sama kita semua untuk menekan penyebaran Covid-19,” ujar Bisri, kemarin, di Tanjungpinang.

Dijelaskannya, indikator asesmen penurunan level ini adalah capaian vaksinasi. Disebutkannya per 3 Oktober 2021 progres vaksinasi di Provinsi Kepri untuk dosisi 1 sudah pada angka 1.289.391 orang atau 81,55 persen dari target. Kemudian dosis 2 sebanyak 886.758 orang atau 64,57 persen. Sedangkan dosis 3 (booster nakes) sudah di angka 10.341 orang atau 73,23 persen dari jumlah nakes.

“Kita juga terus menjaga stok vaksin di setiap kabupaten/kota. Sehingga target vaksinasi bisa tercapai sesuai dengan yang ditetapkan,” jelas Bisri.

Bisri juga mengatakan penurunan level PPKM menjadi 1 bukanlah menurunkan potensi penyebaran kasus Covid-19. Ditegaskannya, bahwa potensi peningkatan kasus Covid-19 ini selalu terbuka.

“Jadi gini, level 1 atau 2 PPKM ini, tidak sama dengan awal pandemi. Saya sudah sering sampaikan bahwa saat ini pandemi masih terjadi dan penularan antar-komunitas bisa saja terjadi. Jadi, saya harap masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan, paling penting memakai masker, menjaga jarak, tidak berkerumun dan selalu mencuci tangan,” pesannya. (*/jpg)