batampos.co.id – Kegiatan vaksinasi di sejumlah pasar di Kota Batam sudah mulai dilakukan secara berkelanjutan. Ada 46 titik pasar yang menjadi target vaksinasi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperin-
dag) Batam, Gustian Riau, mengatakan, vaksinasi di lingkungan pasar sudah mulai
dilakukan terhitung mulai Senin (4/10/2021).

”Sudah mulai vaksinasi, misalnya di daerah Cipta Puri (Tiban, Sekupang). Vaksinasi di 46 pasar akan dilakukan maraton,” ujar Gustian.

Diakui Gustian, kesadaran masyarakat di pasar untuk menerapkan protkes sangat minim. Hal itu dapat dilihat dari masih banyaknya para pedagang yang tak memakai masker hingga menjaga jarak.

”Nah, ini yang kami khawatirkan, takutnya dapat menambah angka Covid-19 di Kota  Batam, jika tetap abai protkes,” imbuh Gustian.

Menurut Gustian, seiring waktu, pihaknya juga menyosialisasikan penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Dimana, harapannya aplikasi ini nantinya akan diterapkan di pasar.

”Jika pedagang sudah pada vaksin, PeduliLindungi untuk masuk pasar bisa diterapkan, saat ini mundur dulu sembari sosialisasi,” jelas Gustian.

Disinggung berapa jumlah vaksin yang disiapkan untuk 46 titik pasar, menurutnya tak terbatas. Dinas Kesehatan Kota Batam menyiapkan vaksin sesuai kebutuhan.

”Jadi yang divaksin para pedagang yang memang belum dapat vaksin,” tegasnya.

Pantauan Batam Pos di sejumlah pasar, sejumlah pedagang dan pembeli minim terhadap protkes seperti yang terlibat di pasar Mustafa dan Botania, Batam Center.

Adi, salah satu pedagang di Pasar Botania, Batam Center, mengaku sudah memakai masker dari rumah. Namun, sesampai di pasar, masker tersebut dilepas karena cuaca panas.

”Jadi memang masker saya lepas. Sesak kalau dipasang terus,” ujarnya.(jpg)