batampos.co.id – Sebanyak 52.582.566 orang telah menerima vaksinasi dosis kedua, sehingga sudah lebih dari 25 persen dari target vaksinasi yang menerima dosis vaksin lengkap. Selain itu, ada 93.515.493 orang yang merima vaksinasi dosis pertama, atau 44,9 persen dari target vaksinasi.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan, Indonesia mencatatkan 4.218.142 kasus Covid-19 sejak pasien pertama pada Maret 2020. Sejak itu, sudah 4.042.215 orang yang dinyatakan pulih dan 142.115 orang meninggal dunia.

Pemerintah mengoptimalkan semua langkah untuk percepatan penyebarluasan vaksin ke seluruh daerah di Indonesia, sehingga bisa menyentuh sampai masyarakat terpencil dan terluar.

Dia mengutarakan, vaksinasi sebagai salah satu pilar pengendali Covid-19, saat telah dijadikan syarat penurunanan level daerah demi meningkatkan capaian vaksinasi nasional. Saat ini, cakupan nasional telah melampaui 24 persen dari target yang ditetapkan WHO.

Pemerintah akan mengupayakan secara maksimal target vaksinasi 40 perssn populasi di setiap negara padavakhir 2021, dan selanjutnya 70 persen di pertengahan 2022 sesuai arahan WHO.

Selanjutnya, Indonesia wajib berpartisipasi mengatasi kesenjangan vaksinasi antara negara melalui beberapa langkah yang diambil. Seperti Indonesia melalui Menlu mendorong percepatan vaksinasi global melalui peningkatan produksi vaksin dengan dilakukan diversifikasi produksi, perluasan jenis vaksin yang disalurkan COVAC.

Lalu, peningkatan kapasitas vaksinasi negara-negara AMC atau Advance Market Commitment yaitu negara dengan hak mengakses vaksin sebesar 20 persen dari total. “Ini adalah bentuk solidaritas global untuk mendukung distribusi vaksin berkeadilan,” imbuh Wiku. (jpg)