batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad memaparkan sejumlah mesin baru ekonomi di Kepri. Realisasi usulan-usulan itu, semakin mempercepat laju ekonomi Kepri yang muaranya kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Terima kasih dengan kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI yang agenda utamanya pembahasan proyek Strategis Batam-Bintan dan optimalisasi infrastruktur pembangunan jalan dan jembatan nasional,” kata Ansar di Hotel Best Western Panbil, Batam, Senin (4/10) petang.

Komisi V DPR RI diantaranya membidangi masalah infrastruktur dan perhubungan. Menurut Ansar, pertemuan ini sangat penting karena ada berbagai usulan strategis yang dikomunikasikan kepada pemerintah pusat.

Menurutnya, kunjungan spesifik ini akan mendalami persoalan Jembatan Babin, serta beberapa usulan dari kabupaten kota. Seperti ada beberapa infrastruktur sudah dibangun pemerintah pusat, namun perlu lanjutannya.

Seperti jalan-jalan nasional, pembangunan beberapa bandara, termasuk bandara yang sudah beroperasi namun perlu penambahan runway. Beberapa pelabuhan yang sudah dibangun oleh pusat diharapkan segera beroperasi.

“Termasuk Kawasan Ekonomi Khusus baik yang sudah diterbitkan oleh pemerintah serta beberapa usulan KEK yang akan menjadi engine (mesin) ekonomi baru di Kepri,” kata mantan anggota Komisi V DPR RI ini.

Pada kesempatan itu, Ansar menyampaikan pentingnya pembangunan Jembatan Batam Bintan. Baik dalam hal konektivitas, pertumbuhan industri, pariwisata, logistik dan lainnya.

Ansar memaparkan beberapa usulan yang perlu direalisasikan, di antara Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Minum di Bintan, Penataan Kawasan Wisata Pulau Penyengat Kota Tanjungpinang, serta Pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah, Pelabuhan Malarko, dan Jalan Nasional Kundur di Karimun.

Selain itu, diperlukan percepatan realisasi untuk Pengembangan Bendungan Jelutung di Lingga, Jalan Nasional, Pelabuhan Samudera Telukbuton, dan PLBN Serasan di Natuna.

Untuk Anambas diperlukan Pengembangan Bandara Letung, dan Jalan Nasional. Selain ada juga Galang Batang, Batam Aero Technic, dan Nongsa Digital Park.

Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae menegaskan mendukung penuh upaya Pemprov Kepri untuk menyukseskan proyek Jembatan Batam Bintan. Ridwan seakan mempertegas pendapat salah seorang anggotanya yang ingin pembangunan Jembatan Babin itu dipercepat dan selesai sebelum 2024.

Tim Pembangunan Batam Bintan dari Kementerian PUPR, Reni menyampaikan bahwa proyek pembangunan Jembatan Batam Bintan telah sesuai dengan Perda dan Rencana Tata Ruang dan Wilayah, serta telah dilakukan upaya penyiapan berupa pembebasan lahan dan sosialisasi sesuai Amdal.

Reni juga menyampaikan bahwa selain KPBU, Pemerintah melalui APBN mengalokasikan dana sebera Rp 3,34 triliun untuk jalan dan pembangunan jembatan dari Batam ke Pulau Tanjungsauh. Sisanya melalui KPBU sekitar Rp 9,78 triliun. (*/jpg)