batampos.co.id – Pemko Batam melanjutkan vaksinasi bagi pedagang di Pasar Mega Legenda, Batam Center, Rabu (6/10/2021).

Sebanyak 250 pedagang yang ada di lokasi pasar diberikan vaksin, baik dosis pertama maupun dosis kedua.

Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam, Zulkarnain, mengatakan, pihak Puskesmas Baloi Permai menyiapkan 180 vaksin untuk dosis pertama dan 70 untuk dosis kedua.

Adapun, jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac, AstraZeneca dan Moderna.

Sebelumnya, pihaknya sudah mendata jumlah pedagang yang akan divaksin melalui pengelola pasar.

”Sebelumnya kan sudah digelar juga. Namun, karena dipusatkan di Polsek, jadi pasar tidak lagi menggelar. Karena stok vaksin banyak dan pedagang tidak punya waktu pergi vaksin, kami jemput bola lagi,” bebernya, Rabu (6/10/2021).

Ilustrasi. Warga Kota Batam mendapatkan vaksinasi Covid-19. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

Ia berharap, bagi pedagang yang belum divaksin atau baru dosis pertama, bisa menggunakan kesempatan vaksin massal ini.

Mereka yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama, cukup bawa kartu vaksin dan KTP, sedangkan yang belum sama sekali bawa kartu identitas diri.

Untuk teknis proses pendaftaran, pedagang bisa langsung datang ke lokasi. Panitia menyediakan beberapa meja untuk melayani pendaftaran.

Pelaksanaan digelar dengan protokol kesehatan yang ketat.

”Kami proses cepat saja. Karena mereka harus kembali ke pasar untuk berusaha. Jadi, tak memakan waktu yang lama,” imbuhnya.

Pedagang dan warga yang datang dicek satu per satu suhu tubuhnya. Kemudian, mengambil nomor antrean dan diberikan formulir pendaftaran.

Mereka diberikan kursi untuk menunggu pemeriksaan kesehatan (screening) sembari mengisi formulir yang sudah disediakan panitia.

Satu per satu warga dipanggil berdasarkan nomor urutnya.

”Suhu tubuhnya kalau sudah 37 derajat tidak diperbolehkan masuk. Di-screening akan dicek tekanan darahnya dan riwayat penyakit yang diderita,” katanya.

Zulkarnain menambahkan, tak hanya di Pasar Mega Legenda, ke depan pihaknya juga akan melakukan vaksinasi massal di pasar-pasar lainnya.

Sehingga, capaian vaksinasi di Batam bisa terus digesa. Di tempat yang sama, salah satu pedagang batagor, Mimin, mengaku sangat senang sudah divaksin dosis pertama.

Jenis vaksin yang ia gunakan adalah vaksin Sinovac.

”Senang bisa vaksin tanpa harus antre panjang. Di sini kan tak terlalu banyak orangnya,” ujar Mimin.

Selaku pedagang, dirinya mengaku tak sempat untuk mengikuti vaksinasi massal yang jumlahnya sampai ribuan orang.

Pasalnya, ia harus berjualan sehingga tak memiliki waktu untuk
antre panjang menunggu divaksin.

”Kalau tak jualan sehari saja demi ikut vaksin, kan pasti rugi. Kalau begini kan bisa sembari jualan juga,” ujar wanita berambut pendek ini sambil tersenyum.(jpg)