batampos.co.id – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengaku sudah mengirim tiga nama terpilih calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri definitif ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Namun Panitia Seleksi (Pansel) justru belum menyampaikan ke publik tiga nama yang direkomendasikan tersebut.

Ansar mengatakan, ia sudah menerima rekomendasi tiga nama dari Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) Provinsi Kepri untuk posisi Sekda Provins Kepri tersebut. Menurut gubernur, ia sudah menyerahkan tiga nama tersebut ke Mendagri untuk proses penetapan Sekda Kepri terpilih.

“Saya sudah menerima tiga rekomendasi Pansel. Nama-nama terkait juga sudah saya kirim ke Kemendagri. Kita tunggu sajalah hasilnya,” ujar Ansar menjawab pertanyaan media, Kamis (7/10) di Tanjungpinang.

Ditanya apakah tiga pejabat terpilih tersebut adalah Sekda Kabupaten Bintan, Adi Prihantara, Sekda Kota Batam, Jefriden, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMD Dukcapil) Provinsi Kepri, Sardison?

Mengenai hal itu, mantan Bupati Bintan tersebut tidak menampiknya. “Tiga itu baru hasil seleksi (tiga besar). Tunggu saja, karena keputusannya di pusat,” tegas mantan anggota DPR RI tersebut.

Politisi Partai Golkar itu menjelaskan, ketiga nama itu yang diusulkan ke pusat, karena ketiganya memiliki urutan nilai yang tertinggi dalam seleksi JPTM Pemprov Kepri untuk jabatan Sekda Provinsi Kepri. “Tiga itulah (Adi, Jefridin, Sardison, red) yang nilainya memang berurutan tertinggi,” tutup gubernur.

Sementara itu, Ketua Panse JPTM Provinsi Kepri, Hamdani mengatakan, pihaknya sudah menyerahkan tiga nama terpilih yang dinilai memenuhi kriteria untuk direkomendasikan sebagai Sekda Provinsi Kepri. Menurutnya, siapa tiga nama tersebut bisa konfirmasi langsung ke Gubernur.

“Sebelum disampaikan ke gubernur, Pansel sudah meminta evaluasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mengenai hasil seleksi,” ujar Hamdani, kemarin.

Ditanya apakah memang tidak disampaikan ke publik terkait tiga nama terpilih? Mengenai hal itu, Staf Ahli Mendagri Bidang Ekonomi dan Pembangunan menegaskan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Kepri akan mengumumkan pada 12 Oktober 2021 nanti.

“Nanti tanggal 12 Oktober 2021 akan diumumkan hasil seleksinya yang sudah diserahkan ke Gubernur,” tegas Hamdani.

Terpisah, Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kepri, Muhamamd Syahid Ridho mengatakan, idealnya aturan main untuk proses open bidding ini adalah mengumumkan tiga nama terpilih terlebih dahulu sebelum gubernur menyerahkan tiga tersebut ke Mendagri. Mengenai hal ini, ia akan melakukan klarifikasi ke Pansel JPTM Provinsi Kepri.

“Pada prinsipnya kita sudah mendorong proses seleksi berjalan secara transparan. Karena memang pengiriman tiga nama terpilih, harus didahului dengan pengumuman hasil seleksi oleh Pansel,” ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Kepri tersebut. (*/jpg)