batampos.co.id – Mahkamah Agung (MA) hari ini, Senin (11/10) akan menggelar sidang kasasi dengan terdakwa Habib Rizieq Shihab dalam kasus kerumuman Petamburan, Jakarta Pusat. Dalam kasus ini, Rizieq divonis 8 bulan penjara. Putusan tersebut tidak diterima oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) sehingga diajukan kasasi.

Kasasi itu tertuang dalam Nomor perkara 3705 K/PID.SUS/2021. Sidang akan dipimpin oleh Majelis Hakim, Desnayeti, Soesilo, dan Suhadi. Untuk mengantisipasi sidang kali ini, polisi berencana melakukan penutupan jalan jika dibutuhkan.

“(Penutupan) situasional, kami akan melihat perkembangan di lapangan,” ujar Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo saat dihubungi, Senin (11/10).

Untuk mengatur lalu lintas disekitar Mahkamah Agung, 80 personel lalu lintas dikerahkan. Sidang sendiri rencananya akan digelar tertutup.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat, AKP Sam Suharto menambahkan, secara keseluruhan 1.660 personel dikerahkan untuk mengamankan sidang. Aparat disiagakan untuk mencegah terjadinya kerusuhan seperti sidang di Pengadilan Tinggi (PT) beberapa waktu lalu.

“Kami (diminta) melakukan pengamanan dengan humanis. Hari ini banyak kegiatan unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat, namun anggota yang di Monas fokus mengamankan di sekitaran Istana Negara (dekat gedung MA),” kata Sam.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis 8 bulan penjara kepada terdakwa kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan Rizieq Shihab. Vonis ini dijatuhkan untuk kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Vonis kepada Rizieq jauh lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 2 tahun. Vonis yang sama juga dijatuhkan untuk terdakwa Haris Ubaidillah, Ahmad Shabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus Al-Habsyi, danbMaman Suryadi.

“Menyatakan terdakwa Muhammad Rizieq Shihab berserta terdakwa lainnya Haris Ubaidillah, Ahmad Shabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus Al-Habsyi, Maman Suryadi telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan,” kata Hakim Ketua Suparman Nyompa dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5).

“Menjatuhkan pidana atas diri terdakwa Muhammad Rizieq Shihab, terdakwa Haris Ubaidillah, Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus Al-Habsyi, Maman Suryadi dengan pidana penjara masing selama 8 bulan,” imbuhnya.

Majelis Hakim menilai Rizieq dan kawan-kawan tidak terbukti dalam melakukan penghasutan. Mereka hanya terbukti melanggar Pasal 93 Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. (jpg)